Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Pemberdayaan Masyarakat, PKM Teknik Pertanian Instiper Berikan Bantuan Mesin Pengolah Tahu dan Tempe



SLEMAN (info-jogja.com) - Alih fungsi lahan menjadi kawasan pemukiman di wilayah desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan mengakibatkan makin menyempitnya lahan pertanian, secara langsung berdampak kepada penduduk yang semula memiliki mata pencaharian utama sebagai petani, kini kehilangan sumber penghasilan. Program pemberdayaan sangat dibutuhkan untuk bisa bertahan  mencukupi kebutuhan hidup.

Menyikapi hal tersebut, tim Pengabdian  Masyarakat   jurusan  Teknik Pertanian Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta  melalui Program Kemitran Masyarakat (PKM)  memberikan bantuan alat mesin tepat guna berupa alat mengolah kedelai menjadi tahu dan tempe bagi warga Padukuhan Kadirojo II.

Penyerahan dilakukan oleh tim yang terdiri Ir. Nuraeni Dwi Dharmawati MP dan Dr.Ir. Harsawardana,M.Eng disaksikan oleh tim monitoring evaluasi internal Ir. Rawana,MP dan Dr Yureana STM.Eng mewakili Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Instiper Yogyakarta.

“Salah satu alternatif dengan cara mendorong masyarakat untuk menjadi pengusaha industri pengolahan tahu dan tempe, karena saat ini produk ini menjadi menu kuliner yang diminati masyarakat,” jelas  Ketua TMP Nuraeni Dwi Dharmawati, Sabtu (6/10/2018) usai penyerahan mesin kepada warga di Padukuhan Kadirojo II.

Menurut Nuraeni, kendala pada pelaku industeri kecil diantaranya masih rendahnya kapasitas produksi dan proses masih manual“Kegiatan pengabdian masyarakat menyasar mitra industri kecil pembuat tahu dan tempe ini dapat terlaksana  atas kerjasama  Instiper dengan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi,”ungkap dia.


Sebanyak 2 unit mesin pemecah dan pengupas kedelai diserahkan kepada Ny Ngatini dan Ny Ponirah keduanya warga RT 04 dan RT 01 Kadirojo II Purwomartani, selain itu dipasang pula 1 unit mesin penggiling tahu di tempat produksi tahu milik Ny Murtini. Melalui program ini  Nuraeni berharap kehadiran  mesin tepat guna ini dapat mendorong pelaku industri tahu dan tempe lebih giat dalam berproduksi sehingga tercapai peningkatan  produktivitas, disisi lain alat mesin proses produksi ini lebih bersih dan higienis.

”Selain itu dapat lebih menarik minat masyarakat untuk mengkonsumsi tahu dan tempe. Tentunya dapat meningkatkan penjualan sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan pelaku industri kecil tahu dan tempe di wilayah Purwomartani,”mohonnya.

Penulis : Eko Purwono.

About Eko Purwono WK

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post