Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Syawalan Warga Padukuhan Sedan, Momen Jalin Silaturahmi

Suasana acara Syawalan di Padukuhan Sedan.Foto : Istimewa
SLEMAN  (info-jogja.com) - Momentum Hari Raya Idul Fitri selalu dinantikan bagi setiap umat muslim, terlebih bagi setiap orang yang lama tidak bertemu untuk silaturahmi dengan sanak saudara dan handai taulan.

Hal menarik dan selalu dinantikan adalah tradisi syawalan atau halal bi halal, seperti halnya yang dilakukan warga Padukuhan Sedan,  Kelurahan Sariharjo,  Kecamatan Ngaglik,  Kabupaten Sleman,  DIY, Sabtu (7/7/2018) malam.

Syawalan 1439 H ini diikuti lebih dari 400 orang, terdiri dari orangtua,  muda mudi dan anak-anak.  Panjang antrian warga yang ikut tradisi syawalan mengular hingga memenuhi ruang dalam gedung serba guna  Sedan.  Diisi pengajian oleh Ustadz Adi Abdillah  SIP Sp. C dari  Kalasan. Dilanjutkan  pemutaran video kegiatan warga Pedukuhan Sedan.

Sebelum moment halal bi halal acara diawali dengan ikrar saling memaafkan yang dipandu oleh  Ketua Organisasi Pemuda Sedan (OPSED),  Adi Kurniawan dan disambut oleh tokoh masyarakat Padukuhan Sedan, Harsoyo  yang juga mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII)  Yogyakarta.

Dukuh Padukuhan  Sedan,  Miyarno (45) mengatakan tradisi syawalan ini sudah berlangsung sejak gedung serba guna didirikan dan  biasanya digelar  jelang akhir bulan Syawal.

"Kegiatan syawalan atau halal bi halal ini sebagai upaya mempersatukan seluruh warga Padukuhan Sedan baik muslim maupun non muslim, sebagai upaya saling maaf memaafkan di bulan yang fitri ini, " ujar dia.

Miyarno menambahkan seluruh umat islam di Padukuhan Sedan secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pemuda pemudi Sedan yang tergabung dalam OPSED dan para pengusaha yang ada dil ingkungan Padukuhan Sedan.

"Semoga moment syawalan ini menjadikan warga dusun Sedan lebih semangat dalam menjaga kebersamaan,  keberagaman dan toleransi  terutama menghadapi hari ulang tahun Republik Indonesia bulan Agustus nanti serta tahun politik 2019 mendatang,"ucap  Miyarno.

Dalam tradisi syawalan ini seluruh warga Pedukuhan Sedan saling maaf memaafkan tanpa  memandang pangkat,  jabatan, suku,  agama dan warna kulit."Kami berharap terjalin keharmonisan dan kebersamaan tanpa pamrih yang terjaga hingga generasi penerus akan datang ,"pinta dia.


Penulis : Bahar/Eko P

About Eko Purwono WK

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post