Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » MSF 2017 Sinergikan PLN dengan Stakeholder

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (tengah).

YOGYAKARTA (info-jogja.com)  – PT  Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero)  Distribusi Jawa Tengah dan DIY menggelar  Multi Stakeholder Forum (MSF) 2017 , Kamis (23/11/2017) di Hotel Royal Ambarukmo  Yogyakarta dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X,  jajaran  Forkompimda DIY dan Walikota/Bupati se-DIY.

Turut hadir , Manager PT PLN Area Yogyakarta Eric Rossi Priyo, General Manager PT PLN Distribusi Jawa Tengah -DIY Agung Nugraha dan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin. Dalam  MSF  tersebut diundang   sebanyak 100 pelanggan, yang terdiri  pelanggan tegangan tinggi dan menengah di kawasan DIY. Lima pelanggan terpilih dengan kriteria  tertib dalam membayar listrik, mendapatkan apresiasi berupa  penghargaan dari PLN diantaranya  Pemda DIY, Bank Indonesia, PT  Kereta Api, PT Adi Satria Abadi dan Universitas Sanata Dharma.

Pada kesempatan tersebut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Bowono X  mengapresiasi  langkah  keterbukaan PLN dalam menerima masukan berupa feedback dari pelanggan atas pelayanan PT PLN.

 “Saya memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada PLN yang telah melaksanakan sharing session layanan kepada para pelanggan, acara ini tentu disemangati oleh kinerja kualitas pelayanan untuk lebih baik,”kata Sultan.

Menurut Sultan, keluhan yang kerap muncul seperti pemadaman dan penipuan dengan mengatasnamakan PLN perlu segera direspon cepat untuk menaikan citra PLN. “Saya berharap PLN akan terus maju dan berkembang,” pintanya.

Sementara  Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah, Amir Rosidin mengatakan  dalam hal pelayanan kepada  masyarakat, PLN terus melakukan peningkatan, ini   yang dapat ditinjau dari peningkatan rasio elektrifikasi, daya tersambung dan tidak adanya lagi defisit.

 “Pada tahun 2015 rasio elektrifikasi PLN 88,3%, di tahun 2017 rasio elektrifikasi sebesar 93,08%, kemudian pada tahun 2015 masih ada defisit daya di beberapa wilayah, di tahun 2017 PLN berhasil menghilangkan defisit,”ungkap Amir.

Bahkan, dalam kategori  penilaian Ease of Doing Business  yang disurvey oleh World Bank, lanjut Amir, PLN juga mengalami kenaikan peringkat. “Yang semula berada diperingkat 101 menjadi peringkat 38. Kemudahan penyambungan listrik ini tentunya  akan berimbas kepada investasi di Indonesia,”pinta dia.

Disela acara dilakukan pula  penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)  dengan Real Estate Indonesia DPD DIY dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia  (PHRI) DIY. Dilaksanakan juga penandatanganan SPJBTL dengan Perum Telekomunikasi, PT Bejo Lumintu dan  PT Bidakara Indah Sejahtera.

Penulis : Eko Purwono.

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post