Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » BPD DIY Syariah Raih The Best Sharia Business Unit

Pemberian penghargaan  BPD DIY Syariah  sebagai The Best Sharia Business Unit.
 YOGYAKARTA (info-jogja.com) – Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (BPD DIY) Syariah kembali dinobatkan   sebagai The Best Sharia Business Unit.

Penghargaan ini  diberikan oleh Tempo Media Group dan Indonesia Banking School dalam ajang Indonesia Banking Award 2017 di Hotel JS Luwasa Kuningan Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Penghargaan diserahkan dari  Direktur Pusat Data dan Analis Tempo, Muhammad Taufiqurrohman kepada Pemimpin Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY Muhammad Afnan.

“Indonesia Bankking Award 2017 merupakan ajang tahunan yang digelar Tempo bersama Indonesia Bangking School. Sebagai apresiasi kepada industri jasa keuangan khususnya perbankan atas kinerja yang terus meningkat,” kata Direktur Utama Tempo Inti Media Group, Toriq Hadad.

Menurutnya terjadi pertumbuhan perbankan nasional.
"Pertumbuhan perbankan nasional cukup menggembirakan yakni sembilan persen kinerja bank dalam menyehatkan kondisi perbankan Indonesia patut diapresiasi,”imbuhnya.

Sementara Direktur Utama Bank BPD DIY, Bambang Setiawan mengaku  bangga dan menyampaikan  terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

“Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kedua yang diterima Bank BPD DIY Syariah pada 2017 ini. Pada Juni yang lalu diraih The Best Performance Sharia Unit dalam ajang Indonesia Sharia Pinance Award 2017 yang diselenggarakan oleh  Warta Ekonomi,” jelas Bambang.

Penghargaan ini memotivasi  untuk mempersembahkan produk dan layanan syariah yang excellent.  Pada Indonesia Banking Award 2017 ini tim juri menilai terhadap 106 Bank Umum dan 12 Bank Umum Syariah yang ada di Indonesia.

“Hingga akhir Agustus 2017 aset  BPD DIY mencapai Rp 10,7 triliun, sedangkan aset Bank BPD DIY Syariah tercatat sebesar 710, 2 miliar dengan total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 410, 6 miliar,”ungkap dia.

Sementara jumlah pembiayaan mencapai Rp 448,5 miliar ditingkat Non Performing Finance (NPF) terjaga pada 1, 46 persen dari Financing to Deposit Ratio (FDR) sebesar 108, 35 persen, pungkasnya.

Penulis: Mar.

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post