Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Pelanggan Listrik Pra Bayar Meningkat , Berikut Kelebihannya.

Logo PT PLN
YOGYAKARTA - PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY terus menggenjot jumlah pelanggan listrik pra bayar. Target  tahun ini , untuk pelanggan sektor rumah tangga yang menggunakan jenis listrik yang  disebut juga listrik pintar akan  bertambah 440.000 pelanggan.

Menurut Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, Hadian Sakti Laksana , saat ini dari total sejumlah 9.684.785 pelanggan rumah tangga di Jateng-DIY, sebanyak 3.067.610 pelanggan sudah menggunakan listrik pintar. Jumlah pengguna listrik pintar ini terus meningkat dari waktu ke waktu.

"Secara total jumlah pelanggan PLN di Jateng-DIY ada 10.445.642 pelanggan dimana sekitar 92,7% merupakan pelanggan rumah tangga. Dari jumlah tersebut, 31,6 % pelanggan rumah tangga sudah beralih menggunakan listrik prabayar, Jumlah pengguna listrik pintar ini terus meningkat dari waktu ke waktu, " katanya dalam siaran pers , Minggu (9/7) .

Indikasi ini   menunjukkan jika masyarakat pelanggan listrik makin sadar akan keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh. Keuntungan dari pemakaian  listrik pintar antara lain pelanggan terbebas dari kesalahan pembacaan meter dan denda biaya keterlambatan jika terlambat mengisi.

"Kalau pakai listrik pintar, pulsa habis dan tidak segera diisi, maka otomatis listrik tidak menyala, tapi tidak dikenakan denda biaya keterlambatan seperti halnya listrik konvensional," bebernya.

Ada pula keuntungan lain yang diperoleh pelangan yakni berupa pembebasan  biaya abodeman dan  uang jaminan langganan. “Jumlah token listrik yang terisi pun tak berbatas waktu, dan tidak pernah kadaluwarsa," sebutnya.

Saat pembelian token ,  setiap pelanggan hanya dikenakan biaya pajak penerangan jalan umum (PPJ) yang besarnya  8%   -  9 % dari nilai pembeliannya. Biaya PPJ ini dikenakan untuk seluruh pelanggan listrik termasuk pelanggan listrik paska bayar dengan besaran  berlainan sesuai Perda masing-masing Kota atau Kabupaten.

“Kita mengikuti aturan pemerintah berkaitan dengan  biaya administrasi, PPJ dan materai ini, biaya materai Rp3.000 per transaksi untuk setiap pembelian token di atas Rp250.000. Untuk biaya administrasinya pun bervariatif dengan maksimal Rp3.000, tergantung masing-masing bank, “ terang dia.

 Dicontohkan oleh Sakti , jika seorang pelanggan PLN dengan daya 1300 VA membeli token listrik senilai 100.000, maka dari nilai tersebut akan ditambah biaya administrasi Rp3.000 sehingga biaya yang harus dibayar menjadi Rp103.000.

"Dari pembelian token 100.000 tersebut, setelah diperhitungkan dengan PPJ sebesar  8% , sedangkan dibagi tarif per kWh untuk pelanggan 1300 VA sebesar Rp 1.467,28, maka menjadi sebesar 62,7 kWh yang akan masuk dan tertera di meteran," ungkapnya.

Sakti menegaskan, bagi pelanggan yang masih belum mengetahui informasi mengenai listrik pintar ini bisa mengakses di kontak center nomor telpon  123. “ Dari kontak center akan didapatkan  informasi   yang dapat dipertanggungjawabkan, “ pinta dia.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post