Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Pemicu Asam Lambung

Yogyakarta (info-jogja.com) Saat asam lambung naik, rasanya membuat tidak nyaman. Mual, perut kembung, hingga perih di bagian perut dan dada. Keluhan ini bisa muncul akibat kebiasaan sepele saat berbuka puasa.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut kebiasaan yang membuat asam lambung naik dan menimbulkan rasa tidak nyaman:

1. Makan Kalap
Menahan lapar dan haus seharian membuat seseorang lapar mata saat berbuka puasa. Kemudian saat bedug maghrib terdengar, semua makanan yang tersedia dmakan dengan kalap.

Makan langsung banyak akan membuat pencernaan bekerja keras. Akibatnya bisa muncul aneka masalah pencernaan, tak terkecuali asam lambung yang naik. Apalagi jika setekah makan banyak yang bersangkutan tidur-tiduran.

Agar tidak menimbulkan masalah,  berbukalah perlahan-lahan. Mulailah makan dengan makanan ringan dalam porsi kecil. Selanjutnya hentikan kegiatan makan untuk melaksanakan ibadah maghrib.

Budaya 'balas dendam' dengan berpikir untuk menggandakan makan siang dan makan malam saat berbuka harus dihindari.

2. Makan daging
Makan daging sah-sah saja. Tapi jika berbuka puasa dengan makan daging dalam jumlah banyak, hati-hati bisa mengakibatkan kekambuhan asam lambung.

Konsumsi daging berlebih dapat membuat kadar lemak pada jantung lebih tinggi. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah akan lebih berat.

Jika seseorang kebetulan memiliki penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau penyakit di mana asam atau isi lambung balik arah ke atas, maka GERD-nya akan bertambah parah setelah mengonsumsi daging berlebihan.

Daging penting lantaran menjadi sumber protein, tapi harus diimbangi dengan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan. Sayur dan buah-buahan akan mengurangi serapan kolesterol di usus halus.

3. Berbuka dengan makanan terlalu pedas
Bagi penggemar makanan pedas, salah satu hal yang paling menyenangkan adalah makan makanan yang mengandung banyak cabai. Berbuka dengan makanan terlalu pedas bisa memicu refluks asam lambung.

Untuk menghindari kekambuhan naiknya asam lambung hendaknya hindari terlalu banyak konsumsi makanan asam dan pedas. Masakan pedas selain menaikkan suhu tubuh, juga bisa memicu mulas.

Selain mengurangi asupan asam dan pedas,  perbanyak sayuran dan minum air putih pada saat berbuka puasa.

4. Minum kopi
Berbuka dengan yang manis memang dianjurkan. Namun sebaiknya tidak berbuka puasa dengan minum kopi manis. Karena kopi dikhawatirkan bisa mengakibatkan naiknya asam lambung.

Kopi saja sudah bisa meningkatkan jumlah asam lambung. Apapun jenis kopinya, entah itu kopi tubruk atau kopi instan, sama-sama dapat berefek pada naiknya asam lambung.

Bukan berarti tidak boleh minum kopi. Tetap boleh minum kopi, sebaiknya diberi jeda waktu. Selain itu jangan minum secara berlebihan.

5. Berbuka dengan minuman terlalu manis dan dingin
Minuman manis dan dingin biasanya jadi minuman untuk berbuka puasa yang paling dicari. Tetapi jangan terlalu manis dan dingin. Gabungan kedua hal ini bisa memicu naiknya asam lambung.

Terlalu banyak makan makanan manis dan dingin akan meningkatkan produksi asam lambung dan membuat mag kambuh.

Asam lambung akan diproduksi ketika mengonsumsi makanan yang ekstrem, terlalu manis itu ekstrem. Gula yang ditambahkan dalam cairan tidak boleh melebihi 10 persen, cairan 200 cc gula tidak boleh lebih dari 20 gram atau 2 sdm datar. 

About Ita Lestari

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post