Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Menghadapi Sengketa Tanah, TNI Serahkan SKK Kepada Kejari Sleman

Danrem 072 Pamungkas Brigjen Fajar Setyawan bersama-sama Kajari Sleman Dyah Retnowati Astuti 

YOGYAKARTA (info-jogja.com) - Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setyawan menyerahkan surat khuasa khusus (SKK) kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman Dyah Retnowati Astuti SH MH di Makorem,  Selasa (12/6/2017).

SKK dibuat terkait dengan penyelesaian sengketa lahan di Jalan Kaliurang Km 5,8 , Desa Caturtunggal, Kecamatan  Depok, Kabuoaten Sleman.

Pihak Korem 072 berkeyakinan lahan yang diklaim milik  Lie Fong Moij akan kembang. Pasca dilakukan tinjauan lokasi tim dari Mabes AD maupun Mabes Polri yang menemukan fakta-fakta yang cukup menguatkan dugaan pemalsuan letter C yang digunakan untuk menggugat dan mengambil tanah milik TNI.  Bahkan temuan itu sudah ditindaklanjuti oleh Bareskrim Mabes Polri.

"TIM kami melalui cek lapangan menemui adanya letter C yang ditipe-x dan berganti dengan tulisan ejaan baru. Padahal tahun 1960, saat itu masih menggunakan tulisan ejaan lama. Dugaaan kami letter C itu dipalsukan sehingga muncul sertifikat baru milik orang lain dengan status HGB, " tegasnya.


Dibeberkan pula kepada wartawan , tanah yang kini menjadi sengketa semula adalah tanah kas desa dengan nomor urut 31, 32, dan 33.

"Tanah itu dibebaskan oleh Tim 9 pada tahun 1961. Kemudian tahun 2006, pihak kita melaporkan ke Polda DIY terkait dugaan pemalsuan letter C, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut secara signifikan karena ada beberapa kendala di lapangan, " tambah Danrem.


Sementara Kajari Sleman Dyah Retnowati Astuti SH MH dalam kesempatan itu mengatakan, dalam menangani perkara ini pihaknya akan mengutamakan proses non litigasi yaitu melalui mediasi dan negosiasi terlebih dahulu. Dengan harapan, pihaknya lawan mau menyerahkan aset milik TNI AD secara sukarela.

"Sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN), kami bertugas untuk menyelamatkan dan memulihkan aset maupun kekayaan negara. Kita upayakan dulu melalui jaluk non litigasi , ke langkah litigasi," jelasnya.

Dyah berharap, pihak lawan mau menyerahkan aset milik TNI AD tersebut dengan suka rela.

Penulis : Eko Purwono.


About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post