Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Sidang Pelanggaran Hak Cipta Logo Apkomindo, Saksi Dicky Menyampaikan Permintaan Maaf

Ilustrasi palu keadilan
BANTUL (info-jogja.com)  –  Dihadirkan sebagai saksi di persidangan, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo)  DIY Dicky Purnawibawa ST  menyatakan  permintaan  maaf karena telah menggunakan logo tersebut tanpa seizin pemilik hak cipta.

Bahkan seperti diakui Dicky  pihaknya tidak pernah mengetahui bila logo tersebut telah memiliki hak cipta , baru tahu  setelah ada pemanggilan oleh pihak Kepolisian.

Seperti diungkapkannya    di depan   Majelis Hakim dengan ketua  Subagya SH., MH.  pada perkara  pelanggaran hak cipta logo Apkomindo dengan terdakwa SS alias Hk di Pengadilan (PN) Negeri Bantul, Rabu ( 10/5/2017).

“ Dicky Purnawibawa di muka persidangan  mengakui bahwa  hak cipta logo Apkomindo adalah  milik pak   Sony Fansley , sekaligus  minta maaf  dan  sudah dimaafkan, Sedangkan terdakwa tidak pernah mengakui kesalahannya dan tidak pula meminta maaf,  “ ungkap Sekertaris Jenderal  Apkomindo periode 2017 – 2019 , Faaz Ismail kepada wartawan , Kamis (11/5/2017).

Ia menjelaskan, kepengurusan Apkomindo sebenarnya sudah vakum sejak tahun 2015 dan seluruh kegiatannya dibekukan.  Di kubu SS (terdakwa) sempat menggelar Mukernas di Jakarta dan memilih Soegiharto sebagai ketua umum. Namun ia tidak pernah dilantik hingga saat ini.

Pada 2016, Apkomindo sempat menggelar Rakernas. Salah satu keputusan yang diambil dalam Rakernas itu adalah bahwa Apkomindo tidak lagi menggunakan  logo yang hak ciptanya dimiliki Sony Fansley.  “Pada pemeran-pameran di daerah lain juga logo itu sudah tidak dipakai,” terangnya.

SS dimejahijaukan lantaran mencantumkan  logo Apkomindo yang hak ciptanya menjadi milik Sony Fansley, salah satu pendiri Apkomindo saat digelar  Mega Bazar di Jogja Expo Center (JEC) jalan raya Janti Banguntapan Bantul Jogjakarta pada 5-9 Maret 2016.

Pameran yang digelar DPD Apkomindo DIY menggandeng PT Dyandra Promosindo memakai  logo Apkomindo. Merasa dirugikan Sony kemudian melaporkan  SS.

JPU Ansyori SH  mendakwa SS dengan dakwaan alternatif yakni dakwaan pertama pada  Pasal 113 ayat (3) UU.RI. No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP dan kedua Pasal 113 ayat (4) UU.RI. No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
Hingga berita ini ditulis belum didapatkan keterangan resmi dari pihak terdakwa.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post