Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Saksi Penggugat Menyatakan Ada Kerugian Dampak Pembangunan Hotel

Jalannya persidangan di PTUN Yogyakarta, Rabu (17/5/2017)

SLEMAN (info-jogja.com) – Keberadaan  Hotel Inn Santoria di Jalan Laksda Adisucipto Km 8 Sleman  berdampak negatif kepada  warga  RT 5 Dusun Corongan , Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok , Sleman.

Pernatayaan tersebut diungkapkan A Indra Ariyadi Saputra , Ketua RT 05 Dusun Corongan saat memberikan kesaksian  di depan Majelis Hakim yang diketuai  Henriette S. Putuhena, S.H., M.H  saat dibuka sidang perkara obyek sengketa HO hotel bintang 3  itu di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN ) Yogyakarta , Rabu (7/5/2017) siang.

“ Dengan adanya bangunan hotel itu untung dan manfaatnya  tidak ada, “ sebutnya didepan persidangan.

Indra yang dihadirkan oleh pihak penggugat membeberkan  , semenjak ada bangunan  Hotel Inn Santoria akses jalan menuju kampung menjadi terganggu.

“ Jalan selebar 2,25 meter tersebut langsung berbatasan  dengan bangunan hotel sepanjang 150 meter , setelah ada hotel akses jalan menuju kampung menjadi terganggu karena ada kendaraan bis yang diparkir di depan gang saat ada acara di hotel itu, “ jelasnya.

Disesalkan juga olehnya bahwa pernah   dijanjikan akan diberikan tambahan  akses jalan selebar 1 meter dan  berjanji akan memindahkan tiang listrik yang berada tepat di sebelah jalan tersebut.

“ Dulu oleh pengembang hotel pernah dijanjikan akan di berikan tambahan lebar jalan 1 meter dan dijanjikan akan dipindahkan keberadaan  tiang listrik yang berada di sisi jalan masuk , namun hingga saat ini belum terealisasi,” sesal dia.

Tidak hanya itu, dirinya yang tinggal di dusun tersebut semenjak tahun  2001 menerangkan adanya pencemaran udara  akibat limbah hotel.“ Bau tak sedap keluar dari pipa saluran limbah  yang diarahkan ke arah jalan, walaupun pipanya mengarah jalan namun bau limbah terbawa angin ke arah warga RT 5, “ katanya

Penggugat Agus Artadi, warga Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta didampingi Kuasa Hukumnya , Siput Lokasari dalam kesempatan sidang itu memohon majelis untuk mendatangkan pemilik hotel untuk dihadirkan sebagai saksi  , namun ditolak oleh majelis hakim lantaran yang bersangkutan adalah bagian pihak yang berperkara.

Selain pemeriksaan satu saksi dari penggugat, dalam sidang tersebut pihak tergugat juga menyampaikan bukti surat tambahan berupa T13 hingga T15, sedangkan terggugat  II intervensi atau Hotel Inn Santoria mengirimkan 7 bukti surat tambahan.

Sidang akan kembali  digelar pada  Senin 21 Mei 2017, dengan  agenda  mendengar keterangan saksi pihak tergugat  atau Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan  Terpadu (BPMPPT) Sleman.

Agus Artadi, warga Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakart  melayangkan   gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)  Yogyakarta terhadap  terggugat  Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan  Terpadu (BPMPPT) Sleman dan  terggugat  II intervensi PT. Satoria Prime Persada.

.Gugatan dilayangkan untuk menyatakan batal atau  tidak sahnya Surat Izin Gangguan (HO)  PT. Satoria Prime Persada No. 503/008865.68.15/0042/1G/2016 yang diterbitkan Kepala BPMPPT Sleman.




 Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post