Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Terbukti Menipu Oknum Kontraktor Pembangunan Hotel Diganjar 18 Bulan Penjara

Usai pembacaan vonis terdakwa Ricky Yonathan
SLEMAN (info-jogja.com) – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sleman vonis   terdakwa  Ricky Yonathan (52) warga Mlati Sleman pada   kasus penipuan proyek pembangunan hotel dengan  hukuman  pidana penjara selama 18  bulan, Rabu (5/4/2017) siang.

Majelis  Hakim yang diketuai   Sutarja SH MH menyatakan sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jumadi SH dan Wiwik Triatmini SH., M. Hum yang dilayangkan pada sidang lalu.

“Menjatuhkan hukuman selama  1 tahun  dan 6 bulan penjara kepada terdakwa," kata  Ketua Majelis Hakim  saat membacakan amar putusan di Ruang Sidang Utama  PN Sleman, Rabu (5/4).

Lebih lanjut Majelis dalam putusannya, terdakwa  terbukti melakukan tindak pidana penipuan sesuai ketentuan Pasal 378 KUHP dan  bersalah memalsukan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP.

Vonis yang dihadiri JPU Jumadi  tersebut dengan mempertimbangkan hal  yang memberatkan karena terdakwa dinilai telah merugikan korban  Dr Andreanyta Meliala PhD seorang Dosen  sebesar   Rp 3,3 miliar.  Selain itu, Ricky Yonathan juga dianggap menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan oleh korban. 

“Sedang  pertimbangan  yang meringankan  karena terdakwa telah melaksanakan sebagian pekerjaannya dengan baik,” sebut Majelis.

Atas putusan itu  terdakwa dan JPU  masih menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya. Pada sidang  sebelumnya JPU menuntut hukuman yang sama yakni 18 bulan penjara dengan nilai perhitungan  kerugian sebesar  Rp 8,9 miliar.

Sementara Kuasa Hukum Andreanyta Meliala, Layung Purnomo, SH, MH, CIL  menegaskan akan  akan mengambil langkah perdata pasca putusan ini dan menghargai keputusan Hakim .

" Kami tetap menghargai putusan , ini melegakan pihak kami , secara hukum terdakwa telah terbukti melakukan seperti yang didakwakan JPU selanjutnya akan digugat secara perdata agar tidak jadi preseden buruk bahwa jika sudah dipidana, bukan berarti tanggung jawab perdata hilang," tegasnya.

Di tempat terpisah penasehat hukum terdakwa, Samuel SH menyatakan pikir-pikir . “ Kita masih pikir-pikir atas putusan ini, “ singkatnya.

Seperti pernah diberitakan Ricky Yonathan  sebagai direktur CV Graha Kreasindo Yogyakarta, melakukan kontrak  kerjasama dengan korban Dr Andreanyta Meliala PhD pada tahun 2014 . Korban berencana membangun hotel di atas tanah miliknya seluas 1434 meter persegi  di Kelurahan  Darat, Medan Baru, Medan, Sumatera Utara.

Fakta di persidangan uang yang telah disetorkan korban juga tidak semuanya digunakan untuk kepentingan pendirian hotel. Selain itu, Ricky juga diketahui mengubah besaran biaya pembangunan tanpa sepengetahuan korban. Padahal sesuai kesepakatan, setiap perubahan harus mendapat izin tertulis dari Andreanyta Meliala selaku Direktur PT Neo Persada.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post