Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » PN Yogyakarta Robohkan Obyek Eksekusi Ruko , Termohon Menilai Kepemilikan Tanah Cacat Hukum

YOGYAKARTA (info-jogja.com) -Meskipun sempat bersitegang antara pemohon KMT A Tirtodiprojo   eksekusi  dengan pihak termohon  Siek Biek Giok atau Ny Ayem , Juru sita Pengadilan Negeri Yogyakarta tetap melakukan eksekusi sebagian bangunan ruko di Jalan Kyai Mojo 45 Yogyakarta, Kamis (27/4/2017).
 
Sebelum pelaksanan eksekusi Tim juru sita PN Yogyakarta Heri Prasetyo didampingi  Panitera Tri Mandoyo SH membacakan  penetapan eksekusi terhadap tanah dan bangunan yang dikeluarkan Ketua PN Yogyakarta , Dwi Tomo SH tertanggal 13 Oktober 2016.


Turut hadir pula kuasa Hukum termohon , Jeremias Lemek SH dan pihak pemohon yang diwakili pengacaranya, Eko Widianto SH.

Putusan PN Yogyakarta tanggal 30 Oktober 1990 tersebut telah berkekuatan hukum tetap hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Ny Ayem (baju hitam ) di tengah proses eksekusi.
Dalam putusan  mengabulkan sebagian permohonan penggugat dan menyatakan secara hukum bahwa penggugat pemilik sah di bawah akte nomor 72 dan kuasa akte nomor 73 tanggal 25 April 1990 yang dibuat di hadapan notaris Daliso. Selain itu  penggugat  secara hukum  adalah pemilik sah obyek sengketa seluas 221,4 meter persegi.

Disela proses eksekusi  Eko Widiyanto mengatakan bahwa pihaknya telah  melakukan upaya damai dengan Ny Ayem. “Terpaksa kita lakukan sita  eksekusi pengosongan ini karena termohon  tidak memiliki etika baik,” ujarnya.

Sementara  Ny Ayem mengklaim bahwa seluas 130 m2 adalah tanah miliknya  yang disahkan hingga MA. ” Saya beli 130 meter persegi ,pembelian pertama  kepada Ny  Wongso Sukarto alias Loso alias Painah waris tunggal Ibu  Juminem  isteri dari  bapak Marto Ngatijan,  kedua dengan waris  Marto Ngatijan atau Juminem disaksikan oleh saksi yang sekarang masih hidup,” sebutnya kepada wartawan.


Pembongkaran dibantu  satu unit alat berat berupa exsavator hingga malam hari.
Lanjutnya,  sisa tanah tersebut   disewa  dari ahli waris  hingga 16 sep  2036 .” Makanya kalau jual beli harus ditulis , apakah ini pekerjaan hukum yang betul, saya tidak malu di eksekusi , justeru saya merasa bangga sudah tua begini masih sempat berupaya  menegakkan hukum,” tegas pemilik Toko Kembang Api.

Ditambahkan Jerimas Lemek, dirinya masih   mempertanyakan kepemilikan tanah seluas 221,4 meter persegi  oleh Tirtodiprojo. Padahal  ahli waris pemilik tanah  tidak merasa menjual kepada kepadanya, jadi  kepemilikan atas tanah tersebut cacat hukum .

“Awalnya Sudjanto meminjam uang kepada KMT A Tirtodiprojo sebesar Rp 10 juta , saat itu pernah dikembalikan Namun kedua ahli waris Wongso, Sudjanto dan Ellyningsih mengaku kaget karena  tanahnya sudah beralih ke  KMT A Tirtodiprojo,” sesalnya.

Dirinya tetap menghargai  dan mematuhi putusan ini namun tetap berharap kepada  PN Yogyakarta untuk lebih teliti.“ Semua inin tetap kita hargai namun tolonglah jangan sampai tanah hak milik klien kami hilang,”pinta dia.

Penulis : Eko Purwono.

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post