Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » 255 Mantan Karyawan Yayasan Pendidikan Kerjasama Belum Terima Pesangon

Ilustrasi palu keadilan .
YOGYAKARTA (info-jogja.com) –  Dampak keputusan   pailit oleh Pengadilan Tata Niaga Semarang terhadap   Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kerjasama  (STIE) Yogyakarta dibawah Yayasan Pendidikan Kerjasama  Yogyakarta , sebanyak 255  mantan karyawan belum mendapatkan  haknya.

Sejumlah uang Rp 1 miliar merupakan sebagian  hasil penjualan  salah satu aset  Yayasan ,totalnya Rp 23 miliar  berupa tanah seluas 5.893 m2   di Jalan Menteri Yogyakarta  diduga digelapkan oleh mantan dosen inisial AP .

“ Ada pihak yang mengatasnamakan yayasan telah mencairkan uang senilai Rp 1 miliar berbentuk cek , uang tersebut tidak diberikan kepada karyawan yang seharusnya itu hak karyawan,” ungkap Koordinator mantan karyawan Yayasan Pendidikan Kerjasama  Yogyakarta, Timbangan Ginting kepada wartawan , Selasa (3/4/2017).

 Katanya , bukan hanya AP  saja yang terlibat dalam pencairan ini.” Pada pencairan ini uang diterima AP   dari kurator  Sunyoto dengan melibatkan A, SM dan seorang pengacara berinisial Y , perwakilan karyawan telah mengklarifikasi  ke kurator pada 28 Maret lalu,” katanya.

Sebenarnya AP  pernah dilaporkan ke Polda DIY pada bulan September  2015 atas kasus penjualan aset di Purwanggan , Bulak Balong dan Bulak Salakan. “ Kami berharap kepada Polda  DIY untuk menuntaskan laporan ini,” pungkasnya .

Ditambahkan Albert salah satu mantan karyawan  mengatakan pihaknya pernah mendatangi AP namun jawabanya diminta menunggu aset yang di Jalan Parangtritis terjual. “ Katanya belum ada dana , tunggu saja yang di Jalan Parangtritis laku, “ singkatnya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Yayasan Pendidikan Kerjasama Yogyakarta , Putut Dwi Cahyono menyayangkan adanya ketidakkonsistenan.

“ Awalnya kita akan dikabari atas penjualan aset di Jalan  Menteri Supeno dan di Jalan Parangtritis  , namun nyatanya tidak dikabari, sebenarnya jika konsisten tentunya tidak timbul permasalahan  ini, “ sesalnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post