Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Proses Pengurusan Sertifikat Tanah Melalui PTSL , Gratis

SLEMAN (info-jogja.com) - Badan Pertanahan Nasional  (BPN)  Sleman menggelar penyuluhan pertanahan dalam rangka persiapan percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap ( PTSL) Tahun 2017 di kantor BPN Sleman, Selasa (21/2/2017) pagi .

Acara dibuka  oleh Kepala BPN Sleman, Drs. Suwito, SH  M.Kn .  Penyuluhan  Program Nasional Agraria (Prona)  Tahun 2017 diikuti  20  Kepala Desa ,   Kabag Pemerintahan Desa  , dan Pokmas.

Turut diundang pula tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Tim Saber  Pungli) kabupaten Sleman yang terdiri Polres Sleman, Kejaksaan Negeri Sleman dan Inspektorat Kabupaten Sleman.

“ Pada kegiatan ini kita libatkan pula  Saber Pungli, dengan tujuan  agar perangkat desa dan pokmas tidak ragu- ragu melaksanakan program Prona atau  PTSL bersama  dengan tim yuridis dan tim teknis,   “ sebut Suwito, Selasa (21/2).

Kepala BPN Sleman, Drs. Suwito, SH  M.Kn .
Dirinya memastikan  tidak ada biaya  apapun dalam proses  sertifikat tanah  .”  Proses pengurusan sertifikat tanah tersebut tidak dipungut biaya, mulai  biaya pendaftaran pengumpulan data yuridis atau pengecekan fisik, pengukuran lahan seluruh biaya ditanggung dari  APBN , pemohon hanya dibebankan  membeli meterai , tanda batas berupa patok patok dan pemberkasan, “ tegas dia.

Pada PTSL proses data juga lebih cepat .” Jika data pendaftaran dinyatakan benar dan lengkap sertifikat tanah langsung diterbitkan,  kepada pemohon sertifikat untuk tidak memberikan uang dengan alasan apapun, “ pintanya. 

Lanjutnya petugas BPN di lapangan  sudah ada anggaran tersendiri dari pemerintah.  “Namun jika panitia sertifikasi lahan di tingkat desa merasa perlu tambahan dana untuk menutup biaya operasional, boleh- boleh saja asalkan  pungutan tersebut memiliki payung hukum berupa surat berita acara antara pemohon dengan panitia. Silahkan dimusyawarahkan,  meski hanya memungut Rp  10 ribu itu  dikategorikan  pungli,” terang  dia.

Penyuluhan pertanahan dalam rangka persiapan percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap.
Suwito  berharap program baru yang dicanangkan  BPN ini jangan sampai malah menimbulkan masalah baru. “Jangan sampai ada masalah  baru  , dengan program ini diharapkan  seluruh  tanah memiliki  sertifikat.

 Sementara Kepala Desa Giri Kerto, Sumaryanto, SH saat di temui usai mengikuti penyuluhan menjrlaskan ada 3500 bidang tanah yang belum bersertifikat dan seluruhnya akan masuk program PTSL Tahun 2017 ini.

Sementara salah satu peserta   Kepala Desa Girikerto, Sumaryanto menyambut baik program ini. “ Kami senang dengan program ini, di desa kami ada 3500 bidang tanah belum bersertifikat, seluruhnya akan kita masukkan pada program ini, secepatnya akan kita sosialisasikan PTSL kepada masyarakat, “ bebernya.

Penulis : Eko/ Mar

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post