Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Ngaji Bareng Cak Nun Tutup Gelar Seni Budaya Desa Lumbungrejo

SLEMAN (info-jogja.com) – Menandai  puncak acara Gelar Seni dan Budaya Desa Lumbungrejo , Kecamatan Tempel , Kabupaten Sleman digelar  Ngaji Bareng Cak Nun  dan Gamelan Kyai Kanjeng di Lapangan Lumbungrejo,  Senin  malam  (2/12/2017).

Ribuan jamaah tampak memadati lapangan milik desa tersebut. Cak Nun sapaan akrab Emha Ainun Nadjib tampil bersama Gamelan Kyai Kanjeng didampingi jajaran muspika Kecamatan Tempel dan Perangkat Desa Lumbungrejo serta tokoh – tokoh masyarakat .

Cak Nun saat sampaikan pengajian.
Cak Nun mengajak seluruh jamaah untuk selalu meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.   Kepala KUA Tempel.H.Ujang Sihabudin, S.Ag, M.SI didaulat menjadi  Qori atau pembaca Alquran pada kesempatan itu.


Kepala Desa Lumbungrejo, Imam Suhadi  dihadapan jamaah  pengajian berharap dengan kegiatan gelar seni dan budaya dapat merekatkan kerukunan warga.

“ Acara ini merupakan  puncak  dari rangkaian dari gelar seni dan budaya desa Lumbungrejo mulai 29 – 31 Desember 2016, seluruh potensi desa kita tampilkan , diantaranya pentas seni, pawai budaya , jalan sehat, kampanye anti narkoba dan senam massal. Seluruh potensi  dan  hasil pembangunan desa kita tampilkan, “ bebernya.

H.Ujang Sihabudin 
 Diharapkan dengan adanya acara ini persatuan dan kebersamaan warga makin terjaga.
 “  Semoga dengan kegiatan ini warga semakin guyup rukun, “ pinta dia.

Sementara  Camat Tempel , Wildan Solichin S. IP MT menyinggung pentingnya perhatian orang tua kepada anak.

 “ Orangtua harus lebih mencurahkan perhatian kepada anak, fenomena klitih dan perilaku vandalisme bisa saja terjadi akibat kurang perhatian orangtua,” jelas Wildan.

Jamaah memadati lapangan Lumbungrejo
Sementara Kepala KUA Tempel.H.Ujang Sihabudin  mengungkapkan semenjak diluncurkan gerakan stop pernikahan dini,  stop hamil diluar nikah dan stop KDRT angka nikah dini di Tempel menurun. “ Semenjak digelorakan  gerakan 3S , angka nikah dini menurun , data tahun 2015 ada 5 peristiwa sedangkan tahun 2016  menjadi 3 peristiwa, begitu pula angka perceraian juga turun, “ ungkapnya.

Turut hadir pula pada kesempatan itu Kapolsek Tempel,  Kompol Hendri Multi, Danramil 04/Tempel Kapten  Czi Wajiyana  Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Mutaqien  KH Abu Salim Aliy Pengajian makin komunikatif  saat dibuka sesi tanya jawab  yang dipandu langsung oleh Cak Nun.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post