Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Sidang Praperadilan Sukar , Pemohon dan Termohon Beradu Kesimpulan

Jalannya persidangan dengan agenda pembacaan kesimpulan.
SLEMAN (info-jogja.com) – Menerima dan mengabulkan permohonan Praperadilan untuk seluruhnya, demikian  kesimpulan  Kuasa Hukum pemohon Praperadilan Sukarno alias Sukar  (60) yang dilayangkan pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN)  Sleman,  Jumat (2/12/2016).

Hakim tunggal pemeriksa perkara Praperadilan teregister nomor 06/Pid.Pra/2016/PN.Smn, Putu Agus Wiranata SH berikan waktu pemohon dan termohon untuk membacakan  secara bergantian, diawali kesimpulan pihak pemohon.

Melalui Tim Kuasa Hukum pemohon yang diketuai Oncan Poerba SH membenarkan bahwa fakta membuktikan bahwa pemohon didatangi termohon di rumahnya dusun Tempuran.

“ Penangkapan pemohon oleh termohon dirumahnya pada 31 Oktober 2016 , kemudian dibawa ke kantor termohon , tampa surat panggilan , tanpa memerlihatkan surat tugas, tanpa memberikan  surat penangkapan dan tanpa memperkenalkan diri, “ sebutnya dalam kesimpulannya.

Secara hukum terhadap sangkaan Pasal 303 , lanjut Oncan, tidaklah berdasar sehingga berakibat ditahannya pemohon.

“ Karena secara hukum terbukti , perbuatan yang dilakukan bukan sebagaimana yang di tentukan pada Pasal 56 ayat (1) KUHAP jo Pasal 114 KUHAP. Berdasar atas pasal pidana yang disangkakan yakni Pasal 303 KUHP dengan ancaman  pidana sampai 10 tahun, maka menurut UU wajib menunjuk penasehat hukum bagi pemohon, bukan malah menyuruh pemohon untuk menandatangani surat pernyataan tidak didampingi pengacara, “ beber dia.

Selain itu tindakan penangkapan tidak didasari oleh minimal dua alat bukti yang termuat dalam Pasal 184 KUHAP, pemohon belum pernah diperiksa sebelum ditetapkan sebagai tersangka.”  Justru bukti baru didapat oleh termohon , saat pemohon langsung diperiksa sebagai tersangka setelah penangkapan , yakni uang sebesar  Rp 25 ribu dari kantong celana pemohon, adalah sebagai  hasil tindak pidana perjudian, “ tambah salah satu anggota tim ,   Willyam Saragih SH.

Sementara Polsek Kalasan atau termohon  melalui salah satu anggota Biro Hukum Polda ,Heru Nur Cahya   berkesimpulan bahwa  keterangan saksi meskipun tidak di bawah sumpah tapi berkesesuaian dengan saksi di bawah sumpah.

 “ Jadi dibenarkan tentang  menerima surat penangkapan ,menerima surat pemberitahuan penahanan ,esensi surat sudah  diketahui pada  malam  setelah penangkapan  dan membenarkan bahwa pemohon melakukan perjudian, “ timpalnya.

 Peristiwa tertangkap tangan karena diketahui langsung  oleh anggota yang  melakukan penangkapan pada 30 Oktober  2016 namun pemohon melarikan diri dan ditangkap sehari kemudian.

”  Di TKP ditemukan barang bukti berupa  uang tunai  Rp 100 ribu ,kartu domino,tikar, sepeda ontel milik tersangka  Felix dan sepeda motor milik pemohon,” bebernya.

Putusan majelis akan dibacakan pada persidangan hari Senin,  5 Desember 2016  .

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post