Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Pemohon Praperadilan Walk Out dari Ruang Sidang, Termohon Hargai Sikap Itu

Jalannya persidangan praperadilan di PN Sleman
SLEMAN (info-jogja.com) - Penasehat hukum pemohon praperadilan terhadap termohon Polsek Kalasan,  Sleman, DIY, Oncan Poerba SH memilih walk out (keluar) dari ruang sidang saat digelar persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman,  Kamis (1/12/2016).

Pihaknya menilai jalanya persidangan sudah tak obyektif . “ Pihak termohon kok  dijadikan saksi dengan disumpah, kenapa bukan orang lain , berarti persidangan itu tidak obyektif dong, makanya kita   keluar walkout  dari ruang sidang ,” ungkap  Oncan Poerba SH kepada info-jogja.com usai meninggalkan ruang sidang, Kamis (1/12/2016).

Menurutnya, tidak ada ketentuan hukum  bahwa pemohon harus dijadikan saksi . “ Kita keberatan walaupun mereka mengetahui kejadiannya  , namun disini hakim tetap memaksakan termohon menjadi saksi yang disumpah,  terhadap persidangan ini  kita akan melaporkan ke  Komisi Yudisial, “ terang dia.

Sikap aksi walk out  pihak termohon itu  ditanggapi  Biro Hukum Polda DIY , melalui  Heru Nur Cahya mengaku tetap menghargai sikap pemohon .

”  Itu hak mereka, kedua    penyidik   Wahyudi dan  Agus  layak dijadikan saksi yang  disumpah,   walk out  sikap mereka  tetap kita hargai. Besok tetap digelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan kesimpulan, “ singkatnya. 

Dikonfirmasi info-jogja.com  terhadap  persidangan tersebut ,Humas PN Sleman, Ayun Kristiyanto SH menyatakan bahwa langkah itu   kewenangan hakim dalam memeriksa perkara praperadilan. 

“Sidang tetap dilanjutkan karena kewenangan hakim dalam pemeriksaan perkara praperadilan itu  , langkah walk out hak mereka, dalam KUHAP ngak ada hal yang mengatur walk  out di persidangan, jadi gak ada konsekuensinya, “bebernya.

Tambahnya ,jika ada pihak yang merasa keberatan  dengan   proses persidangan nanti akan ada klarifikasi. " Adanya pihak yang tak puas dengan jalanya persidangan nanti akan  diklarifikasi laporan tersebut, terbukti atau tidaknya, "kata Ayun.

Gugatan praperadilan dengan nomor 6/Pid.Pra/2016/PN dilakukan   Sukarno (60) terhadap  termohon Kapolsek Kalasan , pihaknya menilai  penetapan tersangka atas     sangkaan Pasal 303 KUHP tentang perjudian adalah   tidak sah.

Sidang akan  kembali digelar pada Jumat , 2 Desember 2016 dengan agenda pembacaan kesimpulan di depan  hakim tunggal Putu Agus Wiranata  SH

Penulis : Eko Purwono 

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post