Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Karena Cuitannya, Pemilik Akun Twitter @Estiningsihdwi Dilaporkan Ke Polda DIY

Koordiantor GMB Lestanto (baju putih) saat melaporkan pemilik akun twitter @Estiningsihdwi ke Polda DIY
SLEMAN (info-jogja.com) – Sejumlah massa yang  mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bhinneka (GMB) mendatangi Mapolda DIY , Kamis (29/12/2016) ,  bukan  menggelar aksi unjuk rasa namun mereka berniat    melaporkan pemilik akun twitter @Estiningsihdwi yang  dianggap dapat  memecah belah bangsa.

Seperti disebut Koordiantor GMB Lestanto Budiman kepada wartawan saat melaporkan  cuitan Estiningsih yang  menganggap  kafir lima pahlawan yang dipilih dalam pecahan uang baru dengan menyebut “ Luar biasa negeri yang mayoritas Islam ini.Dari ratusan pahlawan, terpilih 5 dari 11 adalah pahlawan Kafir#lelah”.

" Itu merupakan perbuatan yang kurang pantas, kami sangat keberatan dengan cuitan akun tersebut karena berpotensi memecah belah bangsa , ini harus dihentikan .  Apa yang dimaksud dengan pahlawan kafir . Hari ini yang bersangkutan kita laporkan denggan dugaan melanggar Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ,” jelas dia.

Ditambahkannya, cuitan yang diunggah pada 20 Desember 2016 itu melukai anak cucu dari pahlawan dan juga perasaan rakyat Indonesia yang merasa menikmati kemerdekaan atas jasatu sa-jasa para Pahlawan.

“ Perjuangan para pahlawan dengan tujuan satu yakni memerdekakan bangsa tanpa membedakan suku, agama dan golongan. Menganggap bahwa lima pahlawan itu kafir, padahal secara jelas bahwa definisi dan syarat seseorang dijadikan pahlawan didasrkan pada UU yang berlaku, “ katanya.

Pihaknya menuntut Estiningsih menjelaskan maksud dan tujuan cuitannya di media sosial itu . “ Kami meminta penjelasan dari yang bersangkutan maksud dan tujuan  penulisan itu selain itu agar membuat permintaan  maaf secara terbuka, “ pinta dia.

Wadirreskrimsus Polda DIY AKBP Widi Atmoko  saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan itu ,prinsipnya laporan apapun akan diterima sebagai bentuk pelayanan pada masyarakat.
“ Semua laporan masyarakat kita terima, ada  beberapa hal yang menjadi catatan untuk pengkajian  kelengkapan alat bukti awal sebagai dasar untuk tindak lanjut,” singkatnya.

Terpisah, pemilik akun twiter @Estiningsihdwi  mengakui tulisan itu , dirinya menilai  merupakan suatu kewajaran dalam suatu proses demokrasi.

“Sudah saya jelaskan  di akun twiter saya , saya kira itu  wajar karena kita masih dalam proses demokrasi, ini pembelajaran bagi semua orang .Sebelum   menulis sudah  saya pikirkan matang -  matang ,bukan hal yang salah bagi saya dan memang tidak ada kaitanya dengan hukum , semua pendapat  kita bisa diartikan oleh banyak orang dan saya belum ada fikiran  menghapus twit saya,  “ jelas dia , Kamis (29/12).

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post