Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Buku Menyelami Lautan Film , Mengetahui Film Dari Sudut Pandang Berbeda

Peluncuran dan Diskusi Buku  Menyelami Lautan Film
SLEMAN (info-jogja.com) - Sebagian besar orang  memandang film dari visualnya saja. Melalui kajian yang mendalam, seseorang dapat mengetahui film dari sudut pandang yang berbeda, seperti kondisi politik, trend, dan budaya sebuah negara.

 Mensikapi realita itu mahasiswa konsentrasi studi Film Sinema mengadakan acara Peluncuran dan Diskusi Buku: Menyelami Lautan Film di Lobby Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FISIP UAJY),  Senin (5/12/2016).

Aloysius Bramantyo mahasiswa FISIP UAJY didaulat panitia  sebagai moderator dengan narasumber  Lucas Deni Setiawan dosen FISIP UAJY , Judith Brenda mahasiswa FISIP UAJY, turut diundang pula pembicara  Fajar Junaedi, S.IP., M.Si.  sebagai dosen pengampu konsentrasi studi tersebut.

“Sebenarnya, kami boleh mengkaji apa saja, namun Pak Lucas memberi pola yang mengerucut ke film. Oleh sebab itu kita akhirnya memilih untuk mengkaji film.”, beber Judith saat bercerita mengenai proses pembuatan buku. 

Hal yang menarik dalam buku ini  adanya kajian mengenai film-film di era Orde Baru dan pasca Orde Baru. Semisal pada bagian bab Remaja digoreskan  film Lupus yang di kaji.

 “ Karakter Lupus pada orde baru nyleneh dan jahil, sedangkan pada sesudah orde baru, karakter Lupus menjadi santun dan religius. Hal ini menujukan bahwa setelah orde baru, Lembaga Sensor Indonesia lebih ketat dalam menyeleksi film-film.” Tambah Judith.

 Dalam buku ini juga dipaparkan soal  trend masyarakat yang berubah seiring perkembangan zaman. Sebagai contoh sebelum muncul film Ada Apa Dengan Cinta (AADC), film dengan genre cinta kurang laris di pasaran. Setelah muncul film tersebut, masyarakat mulai minat dengan film genre cinta dan banyak bermunculan film seperti AADC.

Di penghujung acara, Lucas berharap mahasiswa tidak hanya menerbitkan buku untuk tugas kuliah saja. Ia berharap mahasiswa terus berkarya sehingga karya-karyanya dapat dibukukan.

 “Jika anda menerbitkan buku, maka anda tidak akan tenggelam oleh waktu. Anak cucu anda bisa mengenal anda dengan cara membaca karya-karya anda.”harap dia . 

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post