Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Manajemen Pring Sewu Pastikan Penyebab Keracunan Bukan Dari Pihaknya

Manager Pring Sewu Cabang Gronggong Cirebon, Joko Ismanto
SLEMAN (info-jogja.com) -  Pihak Managemen Pring Sewu Restoran  Grup melalui salah satu cabang Pring Sewu Gronggong Cirebon masih menunggu hasil tes  laboratorium terhadap sampel makanan  dan darah sebelum mengambil langkah berikutnya. Hal ini dilakukan mensikapi terjadinya  insiden keracunan massal  pada siswa siswi SMAN 1 Tanggerang yang sedang melakukan kunjungan ke Yogyakarta pada Jumat (21 /10/2016). Ada dugaan mereka keracunan seusai menyantap menu dari restoran itu.

“ Saat ini  masih menunggu hasil uji laboratorium Dinas Kesehatan Bantul , kami akan meminta pertanggungjawaban pihak travel atau tour leader atas pernyataannya waktu itu, cukup dengan surat pernyataan di media . Tapi nanti lihat dulu hasil ujinya agar ada dasar yang menguatkan bahwa  penyebab keracunan itu bukan dari menu makanan kita,”beber Manager Pring Sewu Cabang Gronggong Cirebon, Joko Ismanto  kepada sejumlah wartawan di Restoran Taman Pring Sewu Jogja di Jalan Magelang Km 9 Sleman, Rabu (2/11/2016).

Dengan kesiapan  Bank Sampel  di Pring Sewu , lanjut Joko,   dari sampel setelah  dilakukan pengujian di laboratorium    Dinkes Cirebon hasilnya memenuhi persyaratan. 

“ Petugas Dinkes Cirebon langsung mendatangi restoran untuk mengambil sampel makanan dan hasilnya bahwa makanan itu memenuhi syarat ,pengujian dilakukan pada sop makaroni, bihun goreng dan ayam saus , suratnya hasil pengujian  sudah kita terima kemarin (1/11, red), “ jelas Joko sambil menunjukkan surat tersebut.

Pihaknya juga  mengetahui bahwa saat itu beberapa diantara rombongan ada yang membawa daging dalam bentuk rendang. “ Sebenarnya ada yang membawa rendang daging , padahal kami menerapkan  aturan larangan membawa menu dari luar,” jelasnya.

Ditegaskanya bahwa seluruh menu restoran ini telah bersertifikat halal dari MUI dan rutin pengecekan.” Seluruh menu yang disajikan telah berlabel  dari MUI, setiap 6 bulan sekali dilakukan cek laborat pada minuman dan makanan juga alat-alat yang kita pergunakan. Klaridikasi ini penting dilakukan untuk meyakinkan kepada  pelanggan  bahwa penyebab keracunanan bukan dari pihak kami,”tegasnya.

Sementara itu berkaitan dengan pemberitaan di tribratanewsbantul yang menyebut dengan fulgar nama restoran Pring Sewu dalam tulisannya , diwakili Kasubag Humas AKP Leo Nisya Sagita SIK menyatakan permintaan maaf secara lisan dalam kesempatan itu. 

“  Kejadian itu cukup  menonjol , jadi kami pun berupaya mengeksposnya, penyebutan  nama Pring Sewu hanya   kurang telitinya staf kami, pada  kesempatan ini kami menyampaikan  permintaan maaf,” sebutnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post