Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Jeny Gata dan Yorrys Nono Dua Pilar PSN Ngada Hadapi Gama FC

Yorry Nono
Jeny Gata
YOGYAKARTA (info-jogja.com) -  Seperti halnya Garry Neville dan Philip Neville , mereka  merupakan pilar utama klub raksasa Manchester United,  di Persatuan Sepakbola Ngada (PSN), Flores, NTT, yang berlaga dalam Liga Nusantara.

Di dalamnya dipasang  kakak dan adik, Eugenesius Gata (Jeny Gata) dan Yohanes Christoforus Nono (Yorrys Nono). Dua pilar PSN ini akan diturunkan saat tim besutan kwartet pelatih Timoteus K Sebo, Yohanes Liko, Andi Siwe, dan Kletus Marselinus Gabhe, berhadapan dengan tim tuan rumah, Gama FC, Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, petang ini ( Sabtu ,19/11).

Dihubungi di homebase PSN, di Hotel Matahari, Yogyakarta, Jumat (18/11), keduanya  mengatakan siap tempur dan akan bermain habis-habisan.

“Kami sudah siap. Siapa pun lawan kami, prinsipnya kami akan bermain sebaik mungkin sesuai dengan arahan pelatih,” tegas Jeny, sang kakak, yang disambut dengan anggukan dari sang adik, Yorrys Nono.

Jeny dan Yorrys dilahirkan dari pasangan Nikolaus Ria dan Dorothea Dhiu. Dari pasangan yang berprofesi sebagai petani ini, lahir 6 orang anak, 5 orang laki-laki dan satu perempuan.

Jeny merupakan putra ketiga, sementara Yorrys putra kelima. “Kami yang laki-laki, hobinya sepakbola semua. Semuanya bakat alam. Kami tidak pernah kursus atau belajar di sekolah sepak bola,” ungkap Jeny.

Jeny yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot),  memiliki segudang pengalaman, utamanya saat merantau ke  Malaysia. Di Negeri Jiran ,Jeny memperkuat klub lokal, Sabah FC, sebagai center back. Namun karena alasan keimigrasian, karir sepakbola yang sudah dirintisnya  selama tiga tahun, berhenti. Jeny akhirnya memilih untuk  merumput kembali ke tanah air.

Di kampung halamannya, suami dari Maria Wilhelmina Gua ini  masih tetap menekuni hobinya lewat klub Matador, dibawah asuhan pelatih Aurelius Ropa. Berkat polesan sang pelatih yang pernah mengenyam pendidikan di Yogyakarta, Jeny kemudian masuk tim inti PSN yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Liga Nusantara.

Posisi pemain yang mengidolakan David Luis dan Boas Sallosa ini, tetap sebagai center back atau libero. Ini berbeda dengan adiknya, Yorrys menyandang striker (penyerang) . Prestasi keduannya, terbilang lumayan, mengantarkan PSN sebagai juara bertahan dalam ajang kompetisi ‘El Tari Memorial Cup’, antar Kabupaten se- NTT.

Ditanya tentang cita-citanya ke depan, baik Jeny maupun Yorrys, tetap akan bermain sepak bola. “Sambil menyelesaikan kuliah, saya akan terus bermain sepak bola. Kebetulan saya mengambil jurusan pendidikan jasmani, jadi cocok dengan hobi saya,” timpalnya.

Penulis : Eko Purwono / Tim

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post