Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Agus Beberkan Fakta di Sidang Ajudikasi Sengketa Informasi KIP DIY

Jalannya sidang ajudikasi  , Selasa (1/11/2016)
YOGYAKARTA (info-jogja.com) – Deadlocknya mediasi sengketa informasi yang dimohonkan Agus Artadi warga Kecamatan Jetis Yogyakarta terhadap termohon  Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Sleman berujung dengan sidang ajudikasi sengketa informasi di Aula Diskominfo DIY, Selasa pagi (1/11/2016).

Perkara sengketa informasi  yang teregister dengan nomor 013/IX/KIDIY-PS/2016 telah habis masa mediasinya, mediasi terakhir dengan hakim mediasi Haswan Iskandar Jaya  pada  Kamis (20/10 )  gagal, termohon tetap tidak membuka informasi yang dimohonkan pihak Agus.

Sidang diketuai  Majelis Komisioner ,  Martan Kiswoto dengan dibantu dua hakim komisioner Dewi Amanatun Suryani dan Warsono dengan dibantu Panitera Winarni . Tampak pihak pemohon Agus Artadi didampingi kuasa hukumnya , Siput Lokasari sedangkan pihak Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Sleman diwakili 5 orang  tim kuasa hukumnya.

Dari pengamatan info-jogja.com di  persidangan terbuka  terbuka untuk umum  itu termohon melalui kuasanya Ipoeng Purwati perpendapat  tidak dibukanya informasi yang dimintakan pemohon dikarenakan informasi tersebut termasuk informasi yang dikecualikan seperti dijabarkan dalam Keputusan Bupati Sleman Nomor 53 Tahun 2016 , sehingga tidak bisa diakses secara umum ke publik.

Pihak pemohon merasa tidak dilibatkan dalam  proses pengajuan HO  PT Satoria selaku pemilik hotel padahal tanah pemohon berbatasan langsung dengan Hotel Premier Inn Satoria di Maguwoharjo Sleman .

Terungkapnya  pula adanya surat pernyataan dari petinggi hotel tersebut   yang disertakan  dalam  kelengkapan untuk mengajukan izin gangguan serta ada fitnah dan keterangan palsu yang ditujukan pihaknya .

Bahkan menurut Agus dirinya tidak pernah dihubungi pihak termohon saat cek lokasi.” Saya belum pernah dimintai persetujuan ataupun tanda tangan dalam proses penerbitan HO hotel itu, bahkan saat cek lokasipun saya malah tidak dilibatkan, kok HO bisa diterbitkan,” bebernya dimuka persidangan.

Kata Agus lagi, pihaknya sudah menyiapkan bukti-bukti jika dibutuhkan dalam sidang selanjutnya." Kita ada bukti rekaman suara dan foto ," tambahnya.

Seperti pernah diberitakan info-jogja.com  sengketa ini berawal dengan Agus pengajuan  permohonan penyelesaian sengketa ke KI DIY pada 31 Agustus 2016 , dirinya merasa memerlukan data kronologis diterbitkannya HO hotel tersebut. Upaya mediasi gagal hingga digelar sidang ajudikasi.

Sidang akan digelar kembali pada Selasa, 8 November 2016 dengan agenda pembuktian . Majelis komisioner akan meminta keterangan saksi Bupati Sleman Sri Purnomo, Pihak Satpol PP Sleman Harianto dan Ali dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten  Sleman. 

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post