Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Terbukti Melanggar Perda Pelacuran Didenda Rp 750 Ribu

Jalannya sidang tipiring di PN Sleman, Jumat (21/10/2016) 
SLEMAN (info-jogja.com) - Satpol PP Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Polda DIY dan Satpol PP Sleman kembali lakukan penegakan perda melalui operasi pekat kali ini tim gabungan menyisir beberapa tempat yang disinyalir menjadi tempat transaksi dan kegiatan pelacuran di wilayah Sleman, Kamis (20/10/2016) malam.

"Operasi gabungan ini lebih ditekankan pada pemberantasan penyakit masyarakat (pekat). Dengan penegakan regulasi Perda DIY  Nomor 18 Tahun 1954 tentang larangan pelacuran di tempat-tempat umum.  Target operasi di wilayah Kabupaten  Sleman, "ungkap Kasi Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP DIY,  Lilik Andi Ariyanto kepada info-jogja.com, Kamis (20/10).

Hasil penyisiran dibeberapa lokasi didapatkan 6 wanita dan 1 sepasang kekasih tanpa ikatan perkawinan."Hasil operasi di sebuah penampungan PSK di daerah Janti  atau lebih sering disebut Gang B didapati 6 wanita cantik , setelah kita data mereka berumur 22  - 38 tahun. Lalu tim bergerak ke sebuah Hotel TB didapati satu pasangan tidak resmi. Mereka dibawa ke Kantor untuk pendataan  dan kesemuanya  langsung akan kita bawa ke persidangan di Pengadilan Negeri Sleman besok (hari ini, red), " jelasnya.

Menurut informasi Humas Pengadilan Negeri Sleman, Wisnu Kristiyanto SH dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring), Jumat (21/10) pagi  oleh Hakim tunggal,  Dwiana Kusumastanti SH MH semua terbukti melanggar Perda DIY Nomor 18 Tahun 1954 dan diwajibkan membayar denda.

" Seluruhnya terbukti melangar peraturan tentang pelacuran di tempat umum meraka diantaranya, Anis Roykhatul Jannah dan Daryadi keduanya  didenda Rp 500 ribu, Siti Eka Putri, Febtik Anggraini dan Anik Ekawati  ketiganya divonis membayar denda Rp 750 ribu sedangkan
Harminingsih, Zumrotun, Atik Suwasniati ketiganya didenda Rp 500 ribu. Semua menyatakan menerima putusan Hakim, " terangnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post