Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Rasio Elektrifikasi di Kulonprogo 89,9%, PT PLN Berupaya Mencapai 100%.

Wakil Gubernur DIY beserta Pejabat PT PLN usai lakukan penyalaan listrik perdana.. 
KULONPROGO (info-jogja.com) - PT PLN (Persero)  Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (DJTY) meresmikan penyalaan listrik tahap pertama pada 3 desa di Sarah Istimewa Yogyakarta, ini ditujukan bagi pelanggan dalam Program Listrik Pedesaan (Lisdes) dalam rangkain peringatan Hari Listrik Nasional ke-71. Peresmian dilakukan secara símbolis di halaman SD Negeri  Sidomulyo Pengasih Kulonprogo , Rabu pagi (12/10/2016) .

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang,  General Manager PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY Dwi Kusnanto Pejabat Bupati Kulonprogo,  Budi Antono  dan Muspida Kabupaten Kulonprogo.

"Sekitar 15,4% atau 12.000 desa belum teraliri listrik hingga akhir 2014. Dan saat ini saya atas nama Pemerintah DIY menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN karena telah melaksanakan progam lisdes. Semoga program lisdes jadi awal untuk mengaliri listrik seluruh desa di DIY," kata  Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X saat berikan  sambutannya.

Di tempat yang sama Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang menyebut bahwa di Kabupaten Kulonprogo, Program Listrik Pedesaan tahap pertama dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Hargo Tirto, Desa Hargo Wilis dan Desa Kalirejo dengan total 30 pelanggan rumah tangga telah resmi terlistriki.

"Program Lisdes tersebut direncanakan akan membagun jaringan listrik untuk 25 desa yang berada di empat kabupaten di D.I. Yogyakarta pada tahun 2016. Dengan adanya program ini, potensi jumlah pelanggan DJTY yang akan tersambung adalah 500 pelanggan,"terangnya.

Saat ini, rasio elektrifikasi untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY mencapai 91,96% dengan rincian rasio elektrifikasi DIY 87,7% dan Jawa Tengah yang telah mencapai 92,5%. Adapun rasio elektrifikasi di Kulonprogo adalah 89,9% dengan pelanggan sebanyak 110.000. PLN DJTY terus berupaya agar rasio elektrifikasi bisa mencapai 100%.

"Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Jawa Tengah dan DIY, pada akhir tahun akan dilakukan percepatan pembangunan. Dalam Program 35.000 MW, porsi PLN Distribusi Jawa Tengah dan DIY adalah 21.000 MW dari 35.000 MW karena pertumbuhan ekonomi terbesar ad di Pulau Jawa," tutur Nasri.

Diakuinya terdapat beberapa kendala dalam Program Listrik Pedesaan ini, diantaranya yakni dibutuhkannya kerja ekstra ."Dalam membawa tiang ke lokasi  medannya cukup sulit, sebagian dibawa secara manual dibantu oleh warga desa setempat,"kata día.

Nasri berharap dukungan sepenuhnya dari Pemda DIY, khususnya pada kemudahan perizinan pembangunan serta saat penarikan kabel dan penentuan lokasi gardu. "Dukungan dari  pemda DIY selalu kami  harapkan,  termasuk juga  warga DIY untuk  mengijinkan PLN membangun tiang listrik di depan rumah warga,"harapnya.

Wakil Gubernur  DIY beserta petinggi  PT PLN sekaligus melakukan penyalaan listrik perdana salah  satu  rumah warga di Dukuh Clapar, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo.

Dalam rangkaian acara tersebut, Nasri Sebayang juga turut meresmikan bantuan CSR PLN berupa kepedulian terhadap Ekowisata Sungai Mudal di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo. Bantuan yang diberikan diantaranyapembentukan kelompok kerja distribusi air dan pengelolaan Taman Mudal, penanaman 1.000 pohon bibit pala, pembangunan jalan setapak, pembangunan mushola, renovasi sarana air bersih, pendampingan konservasi anggrek bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) Fakultas Biologi dan pemasangan papan nama Kawasan Ekowisata Sungai Mudal.

Wujud kepedulian dari PLN ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat bagi lingkungan, seperti terpeliharanya daerah tangkapan air Kawasan Wisata Sungai Mudal dan menciptakan kawasan yang indah sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan pengunjung. Sementara itu, masyarakat di sekitar kawasan wisata dapat menikmati air bersih dengan baik dan diharapkan adanya peningkatan pendapatan masyarakat dari hasil kunjungan wisatawan.

Selain itu, PLN juga menggelar sosialisasi ketenagalistrikan yang diikuti oleh siswa SD Negeri Sidomulyo, Kulonprogo. Dalam sosialisasi tersebut PLN menjelaskan mengenai proses pembuatan sampai dengan pemakaian listrik sehingga diharapkan anak-anak dapat memahami dan menggunakan listrik secara bijaksana.

PLN mengharapkan dengan adanya program-program PLN seperti Listrik Pedesaan, CSR dan sosialisasi tersebut masyarakat akan dapat memahami dan mengenal PLN sehingga hubungan antara masyarakat dan PLN dapat terjalin lebih harmonis. Inilah wujud komitmen PLN menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post