Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Kasus Dugaan Korupsi Basarnas, Pemilik Lahan Dimintai Keterangan Tim Kejati DIY




YOGYAKARTA (info-jogja.com)-Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY yang menangani perkara dugaan korupsi pengadaan tanah untuk Basarnas telah meminta keterangan pemilik lahan ,  Kamis(20/10/2016).

Pemilik lahan yang diperiksa atas nama Istuti dan Jaka.  Proses penyidikan ini  dilakukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

" Tim saat ini sedang berada di Jakarta untuk meminta keterangan pemilik tanah , masih dalam tahap meminta keterangan beberapa saksi ," jelas Asisten Pidana Khusus Kejati DIY Azwar kepada info-jogja.com, Kamis siang (20/10).

Diakuinya penyidik telah meminta keterangan 18 orang sebagai saksi. ”Mereka berasal dari pihak  Basarnas Pusat dan Basarnas DIY, pemilik lahan, dan masyarakat sekitar lokasi pembangunan posko,”tambahnya.

Sejauh ini kejaksaan baru menetapkan satu orang sebagai tersangka inisial  DA. Meski ada tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak yang turut serta.” Tersangka yang merupakan pengusaha asal Gunungkidul sudah ditahan sejak 26 September 2016, masih didalami digaan keterlibatan pihak terkait,” terangnya.

Saat ini dirinya ditahan  di Rutan Wirogunan Yogyakarta , disangka  dengan pasal 2 ayat (1) UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Dalam perkara ini, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya tanda terima, pengiriman uang, dan beberapa dokumen lain terkait proyek pengadaan tersebut.

Kasus ini bermula dari rencana Basarnas DIY mendirikan pos di wilayah Gunungkidul pada akhir tahun 2015. Mengetahui informasi itu  lantas menawarkan tanah seluas 6.000 meter persegi dengan membawa surat kuasa yang diklaim berasal dari pemilik lahan.

Perjanjian jual-beli pun terwujud dengan harga tanah senilai Rp 5,8 miliar. Namun setelah uang lunas dibayarkan dalam dua termin, tersangka tidak kunjung menyerahkan tanah dan sertifikat lahan.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post