Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Dinilai Ada Kesalahan Prosedur Penerbitan HO, Agus Bawa BPMPPT Ke Ranah Sengketa Informasi Di KI DIY

Tulisan yang ditempelkan pada  pintu ruang mediasi. 

SLEMAN (info-jogja.com) - Merasa tidak pernah dilibatkan dalam proses  penerbitan izin gangguan (HO)  untuk Hotel Premier Inn Santoria yang berdiri di Jalan Laksda Adisucipto km 8 Maguwoharjo Sleman,  Agus Artadi warga Cokrodiningratan Jetis Yogyakarta layangkan permohonan sengketa informasi  di Komisi Informasi  DIY.

Dalam perkara yang teregister dengan nomor NO. REG. 013/IX/KI DIY -PS /2016 Agus sebagai pemohon melawan Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Sleman sebagai termohon.

Saat ini perkaranya  memasuki  tahap mediasi, belum memasuki acara persidangan. Hingga  Jumat (14/10), pemeriksaan sengketa tersebut masih mengagendakan mediasi lanjutan dengan mempertemukan kedua belah pihak. Pada kesempatan  sebelumnya telah digelar mediasi kaukus di kantor KI DIY jalan Katamso Yogyakarta.

Agus mengungkapkan awal sengketa ini atas pembangunan Hotel Premiere Inn beberapa bulan lalu, tanpa meminta persetujuan dirinya terkait diterbitkanya HO hotel . Padahal Agus merupakan pemilik tanah SHM  atas namanya  seluas 936 meter persegi yang lokasinya langsung berbatasan dengan bangunan hotel.

"Selaku warga yang terdampak langsung dengan pembangunan hotel, saya tidak pernah dimintai persetujuan apalagi membubuhkan tanda tangan dokumen syarat pengajuan HO. Tapi kenapa Pemkab bisa mengeluarkan izin gangguan, padahal kan syarat penerbitan HO harus mendapatkan  persetujuan  ataupun tanda tangan depan ,belakang, muka, belakang pemilik lahan,  tanah saya tepat berada di belakang hotel, dan hingga  saat ini kami belum mendapatkan  data mengenai penerbitan  izin itu," tandasnya.

Sebelum melaporkan sengketa ini, pihaknya telah berulang kali meminta klarifikasi dari pihak BPMPPT Sleman terkait transparansi dokumen persyaratan izin HO Hotel Premiere Inn Satoria melalui surat yang dikirimkan ke kantor BPMPPT Sleman, namun upaya itu tidak membuahka hasil,  dirinya tidak mendapatkan informasi  publik yang dimaksud ,akhirnya persoalan ini menjadi perkara sengketa publik.

Agus  sebagai pemilik lahan di dusun Corongan Maguwoharjo itu merasa dirugikan dengan didirikannya hotel  itu. " Secara otomatis  pendirian bangunan itu  menutup sebagian akses jalan menuju lokasi lahan saya, " tutupnya.


Secara terpisah Kepala BPMPPT Sleman Purwatno Widodo saat dikonfirmasi  wartawan  hanya berikan komentar  singkat. "Kami akan berupaya mempertemukan pihak pelapor dengan manajemen hotel," ucapnya singkat.

Ketua KI DIY Hazwan Iskandar Jaya yang juga ditunjuk sebagai hakim mediator perkara ini menjelaskan bahwa sengketaa ini masih dalam tahap mediasi " Perkaraanya masih dalam proses mediasi sengketa sesuai regulasi yang berlaku proses mediasi ini akan berakhir berakhir pada 20 Oktober 2016 . Jika mediasi deadlock atau buntu ya akan dimulai sidang sengketannya, mediasi hari ini belum membuahkan kesepakatan, termohon tidak hadir dengan alasan ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan. Namun dari mediasi yang lalu arahnya sudah mengerucut , kami akan upayakan selesai pada tahap mediasi ini," jelasnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post