Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Warga Jangkang Minta Pemda Segera Bongkar Dua Tower Di Wilayahnya

Spanduk yang dipasang warga di seputaran bangunan tower
SLEMAN (info-jogja.com) – Warga dusun Jangkang RT 01 RW 09 desa Widodomartani Kecamatan Nemplak Sleman serukan aksi mendesak kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman  untuk membongkar dua tower operator seluler milik Telkomsel dan Indosat yang didirikan di wilayahnya, Senin (5/9/2016). Warga menilai pendirian pemancar itu tanpa ada solialisasi dan keberadaanya sangat membahayakan. 

“Pembangunan tower itu tanpa ada persetujuan dari warga dan ngak peran ada sosialisasi . Awalnya pada tahun 2004 warga diundang kenduri ditempat pak dukuh lama , yang datang disodori daftar hadir, baru kali ini kenduri disuruh tanda tangan daftar hadir, ternyata tanda tangan itu dijadikan salah satu syarat pengajuan izin pendirian tower “ sesal Ketua Paguyuban Malam Selasa Kliwon dukuh Jangkang , Surojo. 

Pernyataan Surojo itu disampaikan kepada wartawan saat dirinya menjadi koordinator aksi massa menentang keberadaan tower dan mendesak Pemerintah untuk segera membongkarnya. 

Jelas Surojo lagi sudah beberapa kali kami mengajukan protes ke Pemda Sleman namun tidak ada tanggapan. “ Pemda hanya berikan keterangan bahwa keberadaanya telah resmi dan berizin,bahkan barusan saya dapat kabar bahwa izinnya malah sudah diperpanjang lagi mulai 2015 hingga 2019,” terangnya. 

Saat terjadi hujan petir sangat berbahaya.” Saat terjadi hujan petir menyambar sampai bawah sehingga sangat berbahaya , merusak beberapa elektronik seperti HP dan labtob , juga merusak bangunan disekitar tower,”jelas dia.

 Dirinya berharap agar tower itu segera di pindah atau dibongkar.” Kami berharap agar dua pemancar itu dipindah atau dibongkar saja, gak usah berbelit-belit lah,” harapnya.

 Diucapkan juga salah satu warga bernama Edi bahwa dulu pada tahun2004 sebelum dibangun pernah diberikan konpensasi sebesar Rp 5 juta dari pihak seluler kepada warga.

” Sejumlah uang Rp 5 juta untuk konpensasi diterima dukuh lama , namun hanya diberikan kepada warga sebanyak Rp 600 ribu saja , tahu – tahu dibangun dua tower itu secara bersamaan, “ imbuhnya. 

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post