Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Mencari Keadilan Dasman Wadul Ke Dewan

Dasman (berbaju hitam) serahkan aduan diterima  Sekertaris DPRD Kabupaten Magelang ,Mulyono
MAGELANG (info-jogja.com) -Merasa belum memperoleh  keadilan berkaitan penanganan laporan ke Polres Magelang tentang  dugaan  pengrusakan dan pencurian yang menimpa rumah orang tua kandungnya , Dasman (38) warga Kaliangkrik Magelang mengadu ke DPRD Kabupaten  Magelang, Kamis (8/9/2016).

Kedatangannya diterima langsung oleh   Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang, Mulyono di loby gedung dewan. Sebelum menyerahkan surat pengaduannya Dasman menyampaikan maksud pengaduan tersebut.

“ Orang tua saya yang bernama  Sukardi telah kehilangan rumah beserta isinya hanya karena dianggap pinjam uang sebesar Rp 4 juta, pernah kita laporkan kejadian ini ke Polres Magelang dengan  LP/B/26/II/2016/ Jateng/Res Mgl  pada 5 Februari 2016 namun hingga saat ini belum ada satupun penetapan tersangka, makanya saya mencoba mengadu ke wakil rakyat di DPRD,” kesalnya.

Kalaupun kejadian tersebut bukan suatu pelanggaran hukum lanjut Dasman , pihaknya mengikhlaskanya.” Kami menginginkan keadilan dan kejelasan kasus ini, apakah ini merupakan pelanggaran hukum atau tidak,  jika bukan pun kami mengiklaskanya,” sambung dia.

Tidak berhenti disini, pihaknya berencana  akan melayangkan  aduan ke Komnas HAM.” Dalam waktu dekat akan segera kami kirimkan juga surat aduan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia,” tutupnya.

Sementara Sekretaris DPRD Kabupaten Magelang, Mulyono berjanji akan menindaklanjuti . “ Aduan ini kita terima dan segera disampaikan kepada  Ketua dewan, sepertinya  ini bisa  jadi bahan pembahasan di komisi satu,” singkatnya.

Dikonfirmasi pihak Kepolisian yang menangani perkara ini melalui Kanit II Satreskrim Polres Magelang, Iptu Slamet Mulyanto mengaku masih terus  lakukan lidik dan  belum mendapatkan keabsahan data barang hilang.

 “Intinya  lidik  terus dilakukan , pelapor juga  pernah kita kirimi surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), saat sedang dicari data keabsahan barang-barang yang hilang karena masih simpang siur, sehingga kita pun kesulitan mencari tersangkanya,  ”terang dia , Jumat pagi  (9/9/2016) .

Menurut sumber dihimpun info-jogja.com berawal hutang Rp 4 juta  ,   rumah yang ditempati Sukardi rusak  ,padahal tanah tersebut  SHM atas nama Dasman atau anak kandung, bahkan beberapa barang berharga milik Sukardi raib.

Sukardi menandatangani  surat perjanjian hutang piutang  isinya tak diketahui dan  jaminan  hanya separo dari bangunan , namun pihaknya merasa kaget setelah   mengetahui rumahnya telah dibongkar tanpa sepengetahuan keluarga  pada 25  April 2014.

Sehingga Dasman dan Sukardi melaporkan perkara ini ke Polres Magelang . Dalam laporanya polisi menetapkan  pasal 406 KUHP  tentang pengrusakan dan  pasal 362 KUHP  .

Menurut perhitungan  korban menderita  total  kerugian Rp 980 juta dengan perhitungan kerugian rumah seisinya  sebesar Rp 300 juta, 2 buah keris kecil seharga Rp 80 juta , 6 keris kecil senilai  Rp 600 juta.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post