Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Walau Didasari Suka Sama Suka Eka Tetap DIganjar 96 Bulan Penjara Atas Pencabulan Anak Dibawah Umur

Jalanya Pembacaan Vonis


SLEMAN (info-jogja.com)- Walaupun didasari atas perasaan suka sama suka Eka Novianto tetap  diganjar 1 tahun lebih tinggi  dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum atas perbuatan cabul yang dilakukan kepada anak dibawah umur , yakni 8 tahun kurungan . 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman yang diketuai Satyawati Yun Irianti SH vonis 8 tahun penjara dan denda sebesar  Rp 50 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka terpidana mengganti kurungan selama 3 bulan, Senin siang  (23/5/2016). Pada sidang lalu JPU Astuti Widayati  SH menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun.

" Terdakwa terbukti melanggar  Pasal  82 ayat 1 Undang- undang Nomor 35 Tahun 2015 tentang perlindungan anak (UUPA)   pada dakwaan  alternatif ke satu oleh JPU , menjatuhka pidana selama 8 tahun dan denda Rp 50 juta", kata Ketua Majelis saat membacakan amar putusannya.

Dalam sidang perkara dengan nomor  68/Pid sus/2016/PN Snm ini hakim menolak semua pledoi yang dilayangkan oleh terdakwa maupun penasehat hukumnya pada sidang sebelumnya.

Hakim berpendapat bahwa akte kelahiran saksi korban jelas menunjukkan  bahwa dirinya masih dibawah umur, saat kejadian baru berumur 14 tahun. Ditambah lagi keterangan Visum dari pihak rumah sakit yang dibacakan di muka persidangan pada  29 Februari 2016 menunjukan selaput dara saksi korban sudah tidak utuh lagi.

Seperti terungkap dipersidangan bahwa saksi korban diajak oleh terdakwa ke rumahnya  di seputaran Jalan Kaliurang , Ngaglik Sleman. Sebelumnya terdakwa mengirimkan SMS kepada korban. Dirumah itulah dengan bujukan terdakwa akhirnya  terjadi hubungan layaknya suami isteri . Lantaran diketahui orang tua korban maka kasus pencabulan ini terungkap hingga di persidangan ini .

Terdakwa yang masih muda menjadi pertimbangan yang meringankannya, namun ada hal memberatkan karena terdakwa tidak merasa bersalah atas perbuatan cabul itu. Sementara JPU Astuti Widayati  SH menyatakan pikir-pikir juga dalam waktu 7 hari

Ditemui usai sidang penasehat hukum terdakwa, Maryanto  SH mengaku keberatan dengan vonis karena  BAP tidak diberikan pihaknya." Kami masih pikir-pikir atas vonis itu, yang disayangkan kenapa BAP dari JPU tidak diberikan kepada kami hingga putusan ini," sesalnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post