Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Saksi Harus Leluasa Dalam Memberikan Keterangan Sehingga Proses Hukum Berjalan

 

SLEMAN (info-jogja.com) - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) gelar sosialisasi melalui lomba penulisan esai dan pembuatan poster bertemakan " Melindungi dan Mengayomi Para Pengungkap Kasus" di Royal Ambarrukmo Hotel  Sleman, Jumat pagi (20/5/2016).

Kegiatan ini diikuti oleh pelajar , mahasiawa  dan tokoh-tokoh  pendidikan.Pada kesempatan tersebut  hadiri pula Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, S.H., LLM, Kepala Bagian Bantuan dan Layanan Hukum Sekretariat Pemda  DIY Adi Bayu Kristanto   dan Wakil Ketua LPSK Irjen. Pol. Purn. Prof. Dr. Teguh Soedarsono.


" LPSK dalam setiap kasus berperan  memastikan saksi dapat leluasa  bicara dalam memberikan  kesaksian sehingga proses hukum berjalan dan  pelaku dihukum berat, selain itu lembaga ini berupaya   memberikan layanan terbaik bagi korban serta  selalu aktif melakukan aktifitas pencegahan  kejahatan,"kata  Abdul Haris Semendawai saat membuka kegiatan itu, Jumat  (20/5/2016).

Tambahnya,bentuk  pencegahan  yang dijalankan LPSK diantaranya  dengan mendorong dan  memberikan  kesadaran bagi semua pihak tentang perlindungan saksi dan korban, dengan menggelar  seminar dan sosialisasi. Perlombaan penulisan esai dan pembuatan poster yang dilakukan saat ini  merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

" Proses hukum sudah berjalan  belumlah  cukup yang lebih penting juga  bagaimana menangani  korban kejahatan yang trauma. Negara punya kewajiban   memberikan layanan bagi korban,dilapangan ditemui   korban meninggal ternyata anggota keluarga mendapatkan tekanan untuk tidak meneruskan kasusnya, menggarahkan  perdamaian saking takutnya akhirnya korban maupun keluarga korban tidak berani untuk  bicara memberikan dalam  kesaksian disinilah peran kami," tambahnya.

Advokasi dilakukan diberbagai kota diantaranya  Jakarta ,Riau Aceh Sumut Palembang , Sulawesi Kalimantan , advokasi ini dimaksudkan untuk  memberikan pendampingan dan sehingga proses hukum jalan.

Diakuinya minimnya saksi dan alat bukti dapat  mempengaruhi proses hukum . " Kepada seluruh aparat penegak hukum mulai dari polisi , jaksa maupun  hakim  harus  menggunakan prespektif korban jangan hanya  sebatas  melihat secara legalistik  agar   pelaku segera diatasi atau ditindak .

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan  Kepala Bagian Bantuan dan Layanan Hukum Sekretariat Pemda  DIY Adi Bayu Kristanto menyatakan pentingnya perlindungan bagi saksi dan korban dalam suatu perkara." Saksi dan korban harus dilindungi  dalam upaya mempercepat  proses hukum sehingga penanganan masalah menjadi  lebih cepat , disinilah peran LPSK ," katanya.

Ditempat yang sama salah satu peserta dari siswa kelas XI  SMAN 7 Yogyakarta ,Jordi (16) mengaku tertarik dah  baru pertama kali  mengikuti acara semacam ini.  " Pada awal kedatangan saya masih bingung apa  LPSK, namun setelah dijelaskan saya mengerti bahwa saksi dan korban dilindungi pemerintah melalui lembaga ini," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula paparan dengan topik "Meretas Perlindungan Saksi dan Korban Dalam Proses Peradilan Pidana Sebagai Bagian Dari Revolusi Mental" oleh Wakil Ketua LPSK Teguh Soedarsono.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post