Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Berharap Tak Ada Macet Lagi Setelah Disepakati Harga Ganti Wajar Rp 7,5 Juta Per M2 Di Fly Over Jombor

Penumpukan kendaraan dari arah utara, saat  memasuki Fly Over Jombor


SLEMAN (info-jogja.com) –Kemacetan saat memasuki Fly Over Jombor dari arah utara sudah biasa jadi  pemandangan dan telah berlangsung hampir 5 tahun, lantaran  ada penyempitan jalan , hal itu  itu merupakan dampak belum adanya titik temu  harga ganti wajar  antara warga pemilik 19 bidang tanah dengan tim Apresial. 

Pemerintah juga warga lega pasalnya  di bulan Mei 2016 ini telah  disepakati   harga ganti wajar  sebesar Rp 7,5 juta per meter 2. Sehingga diharapkan setelah tuntasnya penyelelesaian pembayaran ini akan segera  direalisasikan pembangunan  jalan. Kabar itu dibenarkan oleh salah satu anggota  tim dari Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah  Daerah Istimewa Yogyakarta, Bambang Pamungkas.

“ Warga telah setuju dengan harga ganti wajar yang telah ditetapkan apresial yakni sebesar Rp 7,5 Juta per meter persegi. Diharapkan setelah selesainya proses pembayaran dan persiapan pada 19 bidang  maka di tahun 2017 segera direalisasikan pembangunan jalan baik disisi timur  maupun barat Fly over,” singkatnya kepada info-jogja.com melalui ponselnya , Selasa pagi (31/5/2015).

Sementara  Ketua negosiasi perwakilan warga  , Sudarto yang tinggal di dusun Jombor Lor RT 05 RW 20 Desa Sinduadi Mlati Sleman menyatakan sepakat dengan keputusan tim aprasial yang menentukan besaran harga ganti wajar sebesar  Rp 7,5 juta per meter2 dan sedang mempersiapkan syarat untuk pencairan. 

“ Kita telah sepakat dengan tim presial yakni Rp 27,5 Juta per meter, saat ini  semua pemilik ke -19 bidang tanah seluas total 1200 meter sedang mempersiapkan persyaratan diantaranya KTP, NPWP, Keterangan Waris dan Bukti kepemilikan tanah serta Rekening BPD, ”terangnya kepada sejumlah wartawan  di Jombor Lor ,Selasa (31/5).

Sudarto didampingi Supriyo dan Tri Joko menegaskan bahwa pemilik ke -19 bidang tanah ini telah sepakat dan tidak ada yang membawa keranah hukum. “ Tidak ada gugatan semua menerima, selain itu nantinya kita akan mendapatkan ganti rugi atas bangunan , setelah adanya pelepasan hak atas tanah ,pada kesempatan ini  kami mohon maaf kepada semua pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama ini ”imbuhnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post