Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Perkara Penupuan Emas 1 Kg, Nasrudin Digajar 1 Tahun Lebih Ringan Dari Tuntutan JPU

Jalanya persidangan di Pengadilan Negeri Sleman
SLEMAN – Hakim pengadilan Negeri Sleman melalui Ketua Majelis RR Endang Dwi Handayani SH mengganjar  Nasrudin (29) dengan pidana penjara selama 3 tahun karena terbukti  bersalah melakukan penggelapan emas seberat 1 Kg milik Bambang Tedi, Rabu (6/4/2016) pagi.

Putusan tersebut satu tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Ismet Karnawan SH .
" Karena terbukti bersalah  melakukan penggelapan sesuai pasal 372 KUHP maka menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun ," kata ketua majelis saat  dibacakan amar putusan  bagi Nasrudin  di Pengadilan Negeri Sleman , Rabu,(6/4/2016).

Tambahnya, hal yang memberatkan terdakwa  berbelit-belit dalam memberikan keterangan di persidangan dan telah menikmati hasil dari perbuatannya tersebut.

Menanggapi vonis itu Bambang Tedi melalui kuasa hukumnya  Agung Wijaya Wardhana  SH mengatakan puas dan  mengapresiasi putusan tersebut." Kita apresiasi putusan majelis ,namun kita akan mendesak pihak Kepolisian Polres Sleman untuk mengusut keberadaan 1 Kg emas milik klien kami," ujarnya.

Secara jelas faktanya  bahwa emas bersertifikat itu diduga  telah dijual ke  toko emas kuda atau pihak Liem Hook, sehingga kami berharap bisa terungkap Barang bukti senilai Rp 550 juta tersebut, "harap Agung.

Dibagian lain Hariyanto SH penasehat hukum Nasrudin  menilai putusan teralu berlebihan dan segera melayangkan upaya banding.

" Putusan tersebut sangat berlebihan karena majelis hakim tidak mempertimbangkan keterangan saksi yang meringankan dan pledoi kami, secepatnya akan dilakukan upaya banding, "singkatnya kepada info-jogja.com, Rabu (6/4/2016).

Perkara ini bermula pada   Mei 2015 korban Bambang Tedi lalu menyerahkan emas batangan berat satu kilogram dengan kadar 99,99% berseri : LM AFP 108 berikut sertifikatnya kepada nasrudin sebagai sampel untuk dijual kepada investor dari Jepang, namun akhirnya terdakwa tidak bisa mengembalikan barang itu. Karena merasa terripu Rp 550 juta akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Sleman .

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post