Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Mohamad Novweni SH : Penanganan Perkara Klien Kami Lamban

Mohamad  Novweni SH menunjukkan bukti laporannya di Polres Magelang
YOGYAKARTA (info-jogja.com)  - Nasib Sukardi (79) warga dusun Kertodadi RT 001 RW OO2 Bumirejo ,Kaliangkrik, Magelang ini makin merana pasalnya  rumah satu-satunya untuk tinggal  telah dirusak bahkan beberapa benda berharganya raib. Saat ini dirinya menumpang tinggal pada  sebuah Pondok Pesanteran di wilayah Kota Magelang. Ditambah lagi penanganan  laporan yang dilayangkan  ke pihak Kepolisian Polres Magelang  atas kejadian itu dinilai lamban.

Pernyataan tersebut dilontarkan melalui  Kuasa Hukumnya Mohamad  Novweni SH didampingi
Fery Okta irawan,SH,MH.

 " Sangat diapresiasi kinerja kepolisian dalam memperlakukan klien kami sehingga laporan dugaan pencurian dan perusakan di rumah bapak Sukardi   dapat diterima dan langsung di BAP pada 5 Februari 2016, namun penanganan perkara ini dinilai lamban," papar Novweni kepada wartawan dikantornya Jalan Sultan Agung No 69 Yogyakarta   ,Sabtu (16/4/2016) pagi.

Sampai  saat ini belum ada satu pun yang telah ditetapkan sebagai tersangka."Kenapa hingga  saat ini tidak ada kejelasan status para  pelaku, apakah sebatas saksi atau status tersangka,  padahal jelas ada 8 pelaku pada saat kejadian itu dan menurut informasi belum semuanya diperiksa  . Kami telah siap saksi ,bahkan sudah ada 30 orang yang bersedia berikan kesaksian, walaupun  baru ada 3 saksi yang telah dimintai keterangan diantaranya  Surip,Nurkolis dan Sukardi, " tambahnya.

Diakuinya apapun yang diminta pihak kepolisian terkait  perkara ini telah dipersiapkan termasuk bukti-bukti dan keterangan." Bukti - bukti dan keterangan telah dipersiapkan diantaranya kepemilikan  Sertifikat SHM dan surat berkaitan kepemilikan keris   . Kami berharap perkara dengan Nomor LP/B/26/II/2016/Jateng/Res Mgl yang menimpa orang kecil ini  dapat ditangani secepat mungkin , karena setiap warga negara punya hak-hak hukum dan keadilan yang sama,"harapnya.

Ditempat terpisah Kepolisian setempat  saat dikonfirmasi  melalui Kanit Unit II Reskrim Polres Magelang, Ipda  Selamet Mulyanto,SH mengakui bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus ini.

"Penanganan perkara itu terus berlanjut , kita masih kesulitan memperoleh keterangan mengenai   barang yang hilang ,  saat ini kita masih mensinkronkan adanya barang yang hilang dengan keterangan  para saksi. Diperkirakan saksinya nanti lebih dari 10 orang, penasehat hukumnya kan sudah ada coba jenengan konfirmasi langsung saja, " singkatnya saat menjawab pertanyaan info-jogya.com melalui ponselnya, Sabtu (16/4/2016) siang.

Perkara ini bermula dari laporan Dasman (38) anak dari Sukardi ke Polres Magelang pada tanggal 5 Februari 2016 atas tindak perkara pencurian Pasal 362 KUHP dan perusakan rumah Pasal 406 KUHP, diduga dilakukan oleh 8 orang sehingga  rumah yang ditempati telah dirusak bahkan  barang- barang bernilai seni tinggi  milik korban Sukardi terdiri dari benda berupa 8 bilah keris hilang . Akibat perbuatan itu  korban menderita kerugian sebesar Rp 980 juta.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post