Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Lanjutan Sidang Praperadilan Kapolda DIY, Hari Ini Agendakan Pembuktian



SLEMAN - Sidang praperadialan terhadap  Kapolda DIY yang dilayangkan pemohon   Willi SE alias Waljinah di Pengadilan Negeri (PN) Sleman  dengan Hakim tunggal Ninik Hendras Susilowati SH MH kembali digelar , Kamis (31/3/2016).

Pemohon melalui tim kuasa hukumnya terdiri  Feryan Harto Nugroho SH, Mohammad IIyas SH , Rudianto Aschari SH , Anung Sulistyo SH, Aditya Wicaksono SH , Ganjar sagita SH, Ade Dwi Fahruli SH, Eko Djoko Widiyatno SH, Kokok Sudan SH , Hapsari B pangestuti SH , Tri Suyud Nusanto SH dan Mustofa SH yang terwadah dalam Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI)  kali ini sampaikan  replik dari jawaban pemohon praperadilan didepan majelis.

“Bahwa  pemohon tetap berpegang pada dalil- dalil dan menolak semua dalil-dalil  termohon kecuali yang secara tegas dan jelas diakui kebenarannya oleh termohon , perkara pokok didaftarkan di Kejaksaan Tinggi DIY pad 16 Maret 2016 justru telah ditetapkan tanggal persidangan pada 24 Maret 2016 sehingga jika hal tersebut dijadikan dasar untuk menggugurkan  itu tidak benar,” terang Rudianto.

Lanjutnya , pemohon bukanlah sebagai debitur yang mengajukan kredit di PT Cimb Niaga Finance , bukan sebagai subyek hukum dan tidak tepat ditetapka dalam tersangka penggelapan. Hal itu berdasarkan yurisprudensiPN Surabaya Nomor 07/Pid.Prap/1998/ PN.Sby tanggal 5 Desember 1998 , PT jatim Nomor 304/Pid/1998/PT Sby tanggal 7 Januari 1999, MA-RI Nomor 264/Pid/1999 tanggal 23 Juni 1999 yang memutuskan hubungan hukum antara pelapor dan terlapor , karena pelapor bukan debitur.

Pasal yang disangkakan yakni 372 KUHP  dan 378 KUHP tidak terbukti sehingga pemohon bertanya apa dasar penerapan kedua pasal tersebut. “ Mobil Fortuner dan Yaris telah dikembalikan oleh pemohon dengan membayar seluruh tunggakan dan dendadan keduanya telah dilelang pihak bank karena Rina Agustina tak diketahui keberadaannya maka SPK dan fidusia kedua mobil itu telah gugur,” tambah Ganjar.

Sedang mobil Innova oleh pemiliknya telah dilunasi dan menjadi hak sepenuhnya Tri Purgiyanto, jadi jelas bahwa debitur mobil-mobil itu adalah Rina Agustina dan Tri Pugiyanto sehingga unsur pasal perbuatan melawan hukum tidak terpenuhi.
 
Sebelumnya  pihak termohon melalui kuasa hukumnya AKBP Marpaung SH telah melayangkan jawaban pada persidangan 30 Maret yang lalu.  Sidang akan dibuka kembali pada Jumar , 1 April 2016  dengan agenda pembuktian. 
 
Permohonan praperadilan ini bermla adanya penetapan tersangka Ny Willi SE oleh Direskrimum Polda DIY atas penggelapan 3 unit mobil  pada bulan Agustus 2015 , berdasarkan  laporan PT Niaga Finance melalui pengacaranya Beni Yulianingsih SH .

Penulis : Eko Purwono.



About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post