Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » Pordasi DKI Tolak Renovasi Pacuan Kuda Pulomas

Ketua Umum Pordasi DKI Jakarta , H. M.A.S Alex Asmasoebrata saat di Yogyakarta
SLEMAN - Ketua umum Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Pordasi DKI Jakarta), H. M.A.S Alex Asmasoebrata  sesalkan rencana renovasi  pacuan kuda di Pulomas, Jakarta yang telah dianggarkan Pemda DKI sebesar Rp 200 miliar ditahun 2016 ini.

Pasalnya pada tahun  2018 akan digelar Asian Games XVIII di  Palembang dan Jakarta, salah satu cabang ketangkasan kuda akan dilangsungkan di pacuan yang berdiri 36 tahun silam. Pihaknya mengkaim tetap mendukung penyelenggaraan Asian Games tersebut.

"Rencana revitalisasi atau renovasi pacuan kuda di Pulomas sebaiknya dipertimbangkan lagi, sebab lintasan itu sudah layak sebagai ajang kejuaraan tingkat nasional maupun event berkelas internasional, mengapa harus direnovasi dengan dana yang sebesar Rp 200 milyar, seperti hanya dihambur-hamburkan saja,"tegas Alek kepada awak media di warung Gudeg Amad
Caturtunggal Depok Sleman , Selasa (1/3/2016).

Pacuan kuda yang dibangun pada masa pemerintahan persiden Soeharto ini merupakan lintasan pacuan atau track  terbaik se-Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara , kebangkitan pordasi  mulai dari situ, tolong lah jangan menghancurkan yang sudah ada , hanya demi kepentingan pihak-pihak tertentu saja.

Ditambahkan Alek,dalam Sarasehan Nasional Pordasi 2016 di Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta, Minggu 28 Januari 2016, seluruh Pengprov Pordasi yang hadir mendeklarasikan sekaligus merekomedasikan tetep  mempertahankan Pacuan Kuda Pulomas untuk dijadikan lapangan Ekustrian menghadapi Asian Games 2018 mendatang.

"Jika harus  dibongkar dan kemudian direlokasi ke tempat yang belum jelas kami akan menolaknya, alangkah baiknya Pemda mencari tempat lain , banyak kok tempat lain di wilayah DKI , sekitar 13  Pengprov Pordasi secara tegas menolak,"tegasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan melayangkan  surat pengaduan atau laporan pihak -pihak terkait. " Minggu depan akan dikirimkan surat laporan atau pengaduan  ke Gubernur DKI, KONI Pusat,Menpora, Menteri Pariwisata. Kalau dirasa perlu kita akan membuat laporan juga ke KPK sebagai lembaga yang berwewenang dalam hal pencegahan tindakan korupsi, janganlah menghamburkan uang rakyat untuk sesuatu yang kurang bermanfaat, "tutupnya.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post