Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Perkara Penggelapan 1 KG Emas , Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Ismet Karnawan saat baca tuntutan


SLEMAN - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Ismet Karnawan SH MH sebut  terdakwa Nsd (28) pria kelahiran Bima,  telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana  sebagaimana di maksud dalam dakwaan kesatu Pasal 372  KUHP tentang penggelapan. Keterangan  tersebut dilayangkan Ismet pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman  yang kali ini mengagendakan  pembacaan tuntutan, Senin (14/3/2016) pagi.
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nsd  dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun  dikurangi masa penangkapan dan selama berada dalam tahanan tahap penyidikan dan penuntutan, dengan perintah agar  tetap ditahan,”  saat bacakan tuntutan  di depan persidangan dengan mejelis hakim yang diketuai RR Endang Dwi Handayani SH.
Selain itu , sidang yang digelar di ruang sidang I  atau ruang Prof Bagir Manan ini JPU menyatakan barang bukti berupa  1 (satu) lembar surat tanda terima barang berupa Emas batangan (logam mulia) Gold sebanyak 1 kg dengan kadar 99,99 dengan logo dan nomor seri LM AFP 108 dari saksi H. Bambang Tedi terhadap  terdakwa  tertanggal 24 Februari 2015 dikembalikan pada saksi Bambang.
Usai digelar sidang Bambang Tedi yang juga ikuti  jalannya persidangan  berikan apresiasi  atas tuntutan  4 tahun dari jaksa. “ Puas dengan tuntutan 4 tahun penjara , kepada majelis hakim berharap  minta vonis maksimal untuk terdakwa dan barang bukti emas 1 kg tersebut kembali ,”singkatnya. 
 
Pada persidangan lalu JPU menjerat dua dakwaan yakni kesatu pasal 372 KUHP dan kedua 378 KUHP  .
Perkara ini bermula  pada 22 Februari  2015, korban H. Bambang Tedi  yang memiliki bisnis jual beli emas didatangi terdakwa dengan saksi Andi Zainal Abidin ,di rumah Bambang  Ngaran RT 01/ RW 08, Balecatur, Gamping, Sleman. Dalam pertemuan itu, Terdakwa menyampaikan bahwa bosnya yang bernama Takayuki Nakano  akan membeli emas dengan total mencapai 300 kg secara bertahap. 
Pada tanggal 24 Februari 2015, terdakwa bersama saksi Takayuki Nakano  dan saksi Andi Zainal Abidin  datang ke rumah saksi korban dengan maksud untuk meminjam emas 1 Kg  milik saksi korban sebagai sample. Terdakwa menyampaikan bahwa ia meminjam emas tersebut hanya selama 4 (empat) hari atau paling lama seminggu, akan segera dikembalikan.
Setelah mendapat penjelasan dari terdakwa, saksi korban menyerahkan 1  batang emas batangan seberat 1 (satu) kilogram kadar 99,99 % dengan logo dan nomor seri : LM AFP 108 lengkap dengan bukti sertifikatnya serta menandatangani Surat Tanda Terima Barang dengan penerima terdakwa  dan disaksikan oleh Takayuki Nakano .

Sekitar awal bulan  Maret 2015, Terdakwa dengan diantar oleh saksi ANDI ZAINAL ABIDIN pergi ke Toko Mas Cap Kuda dan menjual emas batangan tersebut lengkap dengan bukti sertifikatnya kepada seseorang yang bernama kampek , melalui perantaraan saksi Lien Sien Hok dengan harga per gram Rp. 480 ribu, yang dibayar tunai tanpa seizin atau sepengetahuan saksi korban.
Setelah menunggu sekian lama kedatangan terdakwa untuk mengembalikan emas yang dipinjamnya, saksi korban  akhirnya curiga karena tak jelas keberadaannya. Akibatnya  saksi korban mengalami kerugian 1 kg emas senilai  Rp 550 juta .  Korban melaporkan ke pihak berwajib sehingga bergulir hingga  persidangan di  PN Sleman ini.
Penulis : Eko Purwono.

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post