Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Oncan Poerba Praperadilankan Petinggi dan Jaksa Kejaksaan RI

Oncan Poerba SH (tengah ) didampingi Willyam H Saragih SH (kanan)
SLEMAN-  Petinggi Kejaksaan Republik Indonesia digugat Praperadilan oleh Ivan Bartimeus Hinlandou ST warga Bantul, tidak hanya itu dua jaksa yakni  Atikah Santosa SH dan Yunik Widayatmi SH  masing-masing sebagai termohon II dan termohon III   masuk dalam materi  permohonan  praperadilan yang dilayangkan  di Pengadilan Negeri Sleman.

Keterangan tersebut disampaikan pemohon Praperadilan, Ivan Bartimeus Hinlandou ST  melalui kuasa hukumnya, Oncan Poerba SH didampingi Willyam H Saragih SH kepada sejumlah wartawan di Rumah makan  Murah Meriah Jalan Magelang Mlati , Selasa (29/3/2016) siang.

" Klien kami mengajukan permohonan praperadilan di PN Sleman , Jaksa  Agung RI Kepala Kejaksaan Tinggi DIY dan Kepala Kejaksaan Negeri Sleman sebagai termohon I, sedangkan termohon II dan III masing- masing Atikah Santoso dan Yunik Widayatmi keduanya jaksa, " terangnya.

Praperadilan ini diajukan lantaran penahanan pemohon melalui surat Print - 793/O.4.14/Euh.2/03/2016 yang dilakukan oleh ketiga  termohon pada tanggal 21 Maret 2016 tidak rasional, tidak sesuai dengan perjalanan perkara a quo yang sebenarnya, tanpa dasar hukum, penyalahgunaan wewenang atau kekuasaan terhadap pelaksanaan UU karena upaya paksa penahanan oleh termohon merupakan perampasan Hak Asasi seseorang.

Bahkan perkara yang sama telah divonis oleh PN Sleman pada 17 April 2015 dengan nomor register putusan PN Sleman Nomor 78/Pid.C/2015/PN.Smn dan pemohon telah memenuhi seluruh isi putusan.

"Sehingga apa yang dilakukan para termohon merupakan bentuk pelanggaran terhadap asas kepastian hukum , sebab mengenai perizinan usaha sudah pernah diperiksa dan telah diputus," tambah Oncan.

Ditambah lagi bahwa usaha pembuatan kayu lapis di dusun Depok RT 001/RW 030 Ambarketawang Gamping telah ditutup dan dipindah ke dareah Pajangan Bantul semenjak putusan 17 April 2015 itu.

Bahkan  saat itu tidak ada polusi akibat usaha itu diperkuat dengan hasil cek laboratorium Balai Hiperkes dan Tenaga Kerja DIY.

Saat ini pemohon dijerat dengan Pasal 109 jo Pasal 36 ayat (1) dan atau Pasal 98 ayat (1) Undang- undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Penggelolaan Lingkungan Hidup jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Saat di penyidik Polda DIY, pemohon hanya dikenakan wajib lapor saja,  belum pernah dilakukan penahanan  karena klien kami  kooperatif dan tak pernah mangkir disetiap pemanggilan. Kenapa pihak pemohon langsung menahan saat pelimpahan di Kejari Sleman ," sesalnya.

Sementara pihak Kejaksaan Negeri Sleman saat dikonfirmasi wartawan hingga berita ini ditulis belum memberikan  keterangan apapun . Menurut keterangan salah satu stafnya  Kejari Dyah Retnowati Astuti SH Sleman sedang berada di Kejati DIY.

Sidang praperadilan ini rencananya akan digelar pada Rabu, 30 Maret 2016 di Pengadilan Negeri Sleman.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post