Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Kejari Sleman Penjarakan Tiga Tersangka "Pengemplang Pajak"

Gedung Kantor Kejaksaan Negeri Sleman
SLEMAN -Kejaksaan Tinggi DIY terima berkas P21 tiga tersangka dan barang bukti dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (16/3/2016) pagi.

Kabar itu  dibenarkan oleh Kepala  Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Tony T. Spontana S.H. M.Hum melalui Kasipenkum Zulkardiman SH." Benar pada hari ini Rabu, 16/3/2016  Penyidik (PPNS) Kanwil DJP D.I. Yogyakarta telah menyerahkan tiga  tersangka yakni  HS alias HSB, UA, dan ASP beserta  barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Yogyakarta,"jelasnya kepada info-jogya.com di kantornya  ,Rabu (16/3/2016) sore.

Penyerahan  tersangka yang diduga  melakukan tindak pidana perpajakan ini dilakukan setelah diperoleh  kepastian dari Kejaksaan Tinggi Yogyakarta melalui Surat Nomor : B-3408/O.4.5/Ft.1/12/2015 tanggal 1 Desember 2015, Surat Nomor B-3698/O.4.5/Ft.1/12/2015 tanggal 23 Desember 2015, dan Surat Nomor: B-760/O.4.5/Ft.2/03/2016 tanggal 7 Maret 2016 perihal Pemberitahuan hasil penyidikan perkara atas nama HS alias HSB, ASP dan UA yang telah menyatakan lengkap (P-21), "paparnya.

Selanjutnya ketiganya kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sleman pada hari ini juga.
"Saat ini sudah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sleman karena perkaranya di wilayah Sleman, "tutup Kasipenkum Kejati DIY ini.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Sleman Dyah Retnowati Astuti SH MH saat dikonfirmasi info-jogya.com menerangkan   bahwa berkas P21  ketiga tersangka beserta barang bukti telah diterima."  Berkas ketiga   tersangka merupakan perkara yang dilimpahkan PPNS Kanwil DJP mereka adalah  HS alias HSB, UA, dan ASP,  tersangka HSB  selaku pesero komanditer dari CV. TJ yang  pada tahun 2009 dan 2010 melaporkan SPT Masa PPN yang diduga tidak benar dan telah memungut PPN namun tidak disetor ke Negara yang  dilakukan pada tahun 2009 dan 2010 ," kata mantan Asisten Pembinaan Kejati Lampung   kepada wartawan info-jogya.com , Rabu (16/3/2026) sore.

Kata Dyah lagi, hari ini langsung dilakukan penahanan terhadap ketiganya, tersangka HSB dijerat dengan pasal 39 ayat (1) huruf d dan I tentang Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cata Perpajakan (KUP) dan mengakibatkan Kerugian pada Pendapatan Negara kurang lebih Rp 330 juta dengan  diancam hukuman pidana penjara  paling lama 6 tahun dan denda antara  2  - 4 kali jumlah pajak terutang .Sedangkan duatersangka UA dan ASP dikenakan Pasal 43 UU KUP.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post