Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Jamwas : Jaksa Nakal ,Seperti Berani Menggali Liang Kubur Bagi Dirinya Sendiri

Prof DR Widyo Pramono SH MH M Hum
SLEMAN - Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI,  Prof DR Widyo Pramono SH MH M Hum lakukan inspeksi   ke sejumlah daerah di Indonesia,  termasuk salah satunya melakukan pengawasan di Kejaksaan Negeri (Kejari)  Sleman, Kamis (24/3/2016) sore.

Widyo Pramono datang   bersama rombongan dari Kejaksaan Agung RI    didampingi Kejati DIY Tony T Spontana SH langsung disambut  Kejari Sleman  Dyah Retnowati Astuti SH bersama jajaran.

"Di wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati)  DIY  kami kunjungi 5 kantor  Kejari dan  Kejati DIY, kegiatan ini dilakukan  dalam rangka menyamakan presepsi, bahwa  Kejaksaan adalah  satu kesatuan , jaksa adalah satu tidak terpisahkan   dari pusat hingga tingkat kejari. Punyai satu  komando dalam   tingkah  laku, pola pikir dan dalam  perbuatan menuju  kinerja yang lebih baik," paparnya disela  lakukan kegiatan  pengawasan di kantor  Kejari Sleman ,Kamis (24/3/2016) sore.

Tambahnya ,kedepan diharapkan tidak ada jaksa yang bekerja  diluar  koridor  atau "out of law" , semua merupakan satu kesatuan unit kerja   dibawah pimpinan Jaksa Agung.

"Jika dijumpai  penegak  hukum atau jaksa  yang tidak baik maka perlu penyempurnaan, pembinaan, pendekatan, keakraban dan sentuhan dari pusat, saat inilah kehadiran  saya mewakili Jaksa Agung  dalam rangka berikan sentuhan tersebut, tugas Jamwas sebagai contoh dan penggerak utama agar tercapai kinerja prima sempurna disetiap bidang hingga tingkat seksi   "ungkapnya.


Ditegaskannya  jaksa harus  menangani perkara dengan baik , tidak ada rekayasa ,tak ada jual beli  perkara, penzoliman, mencari-cari  perkara, itu semua  no way.  Menangani perkara  sesuai aturan yang ada sehingga terwujud penegak hukum yang dihargai, kredibel dan profesional.


Dicontohkanya , kasus oknum  jaksa ketangkap polisi lantaran  mengkonsumsi sabu di Padang Sumatera Barat , jika terbukti  di persidangan nanti pasti akan dikenakan  sanksi terberat bahkan pemecatan. Oknum jaksa itulah seperti   berani menggali liang kubur bagi dirinya sendiri. Diakuinya masih dijumpai dugaan jual beli perkara dan pelanggaran namun  pihaknya akan berupaya  menindak tegas .

" Kalau masyarakat merasa dirugikan oleh  oknum jaksa langsung saja melapor ke Kejari atau Kajati   , pasti akan direspon dan ditindak sesuai tingkat kesalahannya. Hal itu dilakukan  untuk menekan perilaku  tak terpuji seorang  jaksa,"harap Widyo Pramono.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post