Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Satu Ahli beberkan Pendapat Kasus Pengemudi Pajero di PN Sleman

Terdakwa dr MA saat mendengarkan keterangan saksi dan ahli di persidangan ( Foto info-jogya.com)   

SLEMAN  -Pengadilan Negeri Sleman  kembali sidangkan  terdakwa  dr MA  pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang menyebabkan meninggalnya pasangan suami isteri pemilik warung gudeg  Yu Yam  , Yamanik dan Aris Nurhayati, Rabu (13/1/2016).

 Sidang kali ini  mengagendakan  pemeriksaan satu  saksi dan ahli  yang  dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Bagus Suseno SH di depan persidangan oleh majelis hakim  yang diketuai DR Yanto SH.  Saksi tersebut yakni Fajar salah satu karyawan warung  gudeg  milik korban dan  seorang ahli Sulton Fatoni dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman.

Seperti dijelaskan ahli pada  persidangan tersebut sesuai regulasi UU Nomor 22 Tahun 2009 , bahwa pengemudi seharusnya mengemudi dalam keadaan wajar dan konsentrasi.
 “ Pengendara atau pengemudi harus wajar dan konsentrasi dalam mengemudi , pada kejadian ini  pengemudi mobil dalam keadaan tidak konsentrasi sehingga menabrak motor korban dari arah belakang,”jelasnya saat menjawab pertanyaan hakim.

Lanjutnya pengemudi wajib menghentikan kendaraan dan wajib memberikan pertolongan  jika terjadi kecelakaan , namun dalam BAP pihak kepolisian yang dipelajari terdakwa  melarikan diri. Pengendara wajib memperlambat laju kendaraan sesuai rambu yang ada dan pada saat akan melewati traffic light, namun dari data yang kami ketahui pengendara mobil atau terdakwa melaju dalam kecepatan 80 km/jam.

Sementara menurut saksi Fajar dirinya hanya mendengan ada suara benturan saja bahkan tidak mendengar suara klakson mobil. “ Saya karyawan warung gudeg milik korban, pada saat kejadian tidak terdengar suara klakson mobil, saya hanya dengar ada benturan saja,” singkatnya.

Saat keterangan saksi dan ahli dikonfrontir ketua majelis kepada terdakwa , terdakwa membenarkannya. Bahkan terdakwa mengakui bahwa dirinya usai keluar dari salah satu cafe di Jalan Magelang Km 4,5 lalu mengendarai mobil ke arah utara.

Pada sidang sebelumnya JPU mendakwa dr MA dengan dua pasal alternatif yakni pasal 310 ayat (1) dan atau pasal 312 Undang-undang Nomor 22  tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, atas perbuatan terdakwa yang menyebabkan dua korban meninggal  pemilik warung gudeg  Yu Yam ,Yamanik dan Aris Nurhayati pada kecelakaan  lalu lintas yang terjadi pada kamis 1 Oktober 2015 pada jam 05.00 WIB  di Jalan Magelang Km 5 dusun Kutu Asem , Sinduadi Mlati Sleman.
Pemeriksaan saksi masih akan digelar kembali  pada  pada Rabu , 20 Januari 2016 .

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post