Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Kompol Heru : Penjarkan penjual Miras , jangan hanya denda.

YOGYAKARTA - Di permulaan  tahun 2016 ini, Polresta Yogyakarta kembali mengamankan penjual minumas keras (miras) dari berbagai wilayah  di Kota Yogyakarta. Dari hasil razia  petugas mengamankan 25 botol ciu, 2 kaleng minuman bersoda, 2 botol minuman suplemen, 1 teko plastik, 1 buah corong plastik.

Ditempat terpisah  petugas juga berhasil mengamankan 202 botol miras berbagai jenis dari lima lokasi warung yang berbeda

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Heru Muslimin mengatakan bahwa untuk di awal tahun 2016 ini petugas berhasil mengungkap modus baru dalam penjualan miras. Miras racikan yang sudah diramu penjual masih dicampur lagi dengan suplemen berenergi serta minuman bersoda. Para pedagang miras  menjual  secara paket , pembeli tinggal mencampurkannya sendiri.

"Miras ini nantinya akan dijual kepada pembeli secara paket. Paket miras oplosan tersebut dijual Rp 25 ribu, sedangkan untuk miras oplosan biasa tanpa paket dijual Rp 15 ribu," ujarnya saat gelar  jumpa pers di Mapolresta Yogyakara, Senin (4/1/2016).

Lebih lanjut, Heru Muslimin, menjelaskan bahwa, para pembeli yang kita amankan ini yakni Suk (45) serta Sum (45) keduanya warga Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta, Senin (04/01/2016) dini hari.

"Dari dua penjual tersebut, petugas mengamankan 25 botol ciu, 2 kaleng minuman bersoda, 2 botol minuman suplemen, 1 teko plastik, 1 buah corong plastik. Sedangkan di warung milik Sum, Polisi menyita 32 botol ciu, 2 botol minuman suplemen dan 1 kaleng minuman bersoda," tambeh heru.

Sementara itu, ditempat berbeda, petugas juga berhasil mengamankan Polisi juga menyita 202 botol miras berbagai jenis dari lima lokasi warung di kota ini. Lima penjual masing-masing Ros (48) warga Pemalang Jawa Tengah (Jateng), Ivn (24) warga Gondokusuman, Dew (39), Tat (54) dan Eko (39) ketiganya warga Gedongtengen.

"Untuk memberikan efek jera kepada para penjual miras tersebut seharusnya dalam putusan persidangan hukuman terhadap para penjual tersebut seharusnya dikaji ulang lagi. Minimal hukuman penjara, jangan memberikan denda," harapnya.


Penulis : Yanuar

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post