Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Keluarga Korban masih Kecewa Putusan 10 Tahun terhadap Anis



Suasana ruang sidang saat vonis dibacakan.
YOGYAKARTA- Ketua Majelis  Jhony Butar Butar yang menyidangkan perkara dengan terdakwa  Anis Lukas Nehemiah ( 25) warga papua  pelaku "Pacul Maut"  akhirnya   jatuhkan 10 tahun penjara pada agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Yogyakarta , Kamis (3/12/2015) pagi.

Ketok palu tersebut sesuai  dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) . Pada sidang yang lalu JPU, Sarwoto SH menuntut 10 tahun penjara kepada anis. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Sarwoto SH melayangkan  dakwaan berlapis, yakni penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia seperti diatur dalam Pasal 354 Ayat 2 KUHP dan Pasal 351 Ayat 3 KUHP.  Sesuai fakta dan pertimbangan  dipersidangan terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 354 ayat (2) KUHP dan  perbuatan itu mengakibatkan kematian Firza Ardiyansyah Ramadhan ( 20 ) sehingga dijatuhi  pidana penjara selama 10  tahun.
 
Seusai pembacaan putusan Ketua majelis menanyakan sikap terdakwa atas putusan itu dan terdakwa menyatakan menerima.

 “ Bagaimana  dengan putusan 10 tahun penjara ini, anda mempunyai hak untuk menerima , banding atau pikir-pikir,”tanya Jhony .

Menanggapi vonis hakim  JPU, Sarwoto SH juga berpendapat sama yakni memerima putusan. “Kami menyatakan menerima putusan ini ,” singkat dia.

Raut kekecewaan terlihat di wajah ibu korban Tri Lestari Widyastuti (45)  , saat ditanya wartawan dirinya menyatakan kekecewaannya  atas vonis tersebut.

“ Belum adil rasanya , nyawa harus dibalas dengan nyawa , 20 tahun membesarkan anak saya ternyata hanya dibunuh dengan keji seperti ini . Seharusnya dia dihukum mati atau paling tidak hukuman seumur hidup, sementara ini kami belum berfikir untuk  melakukan upaya hukum lainya,”kesalnya.

 Seperti yang telah diberitakan info-jogya.com  Firza Ardiyansyah Ramadhan (20 ) yang merupakan cucu anggota DPRD DIY Fraksi PKB , Sukamto warga Demangan, Caturtunggal, Depok, Sleman, dianiaya oleh  terdakwa  saat melintas di Jalan Timoho, Jogja, Jumat (7/8/2015) malam, sekitar pukul 22.30 WIB. Ada luka parah di bagian kepala karena pukulan cangkul pelaku.  Korban salah sasaran ini  sempat  di rawat di Rumah Sakit Bethesda namun kondisi kesehatannya makin menurun dan akhirnya meninggal pada Senin (10/8/2015). Terdakwa ditangkap  polisi saat berada  di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (9/10/2015).

Jalannya persidangan mendapatkan pengamanan sangat ketat dari aparat kepolisian , tampak pula d satu peleton polwan yang berjaga.  Mobil pembawa terdakwa juga dikawal ketat mulai dari Rutan Wirogunan hingga  halaman Pengadilan Negeri Yogyakarta. Sekitar jam 09.30 WIB ketua majelis membuka persidangan , hanya sekitar 2 jam sidang berlangsung . Seusai vonis terpidana langsung di kembalikan lagi menuju rutan. Sidang berjalan lancar hingga hakim memutup sidang.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post