Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » » » Keindahan Wisata Embung Nglanggeran di Gunung Kidul

Bagi wisatawan saat ini, pantai sudah sangat umum di Gunung Kidul, bagaimana tidak, ada 69 pantai di Gunung Kidul! Saat ini pun Gunung Kidul menjadi kabupaten di DIY yang terkenal dengan keindahan pantainya.


Bagi sobat yang suka traveling, berwisata, dan menikmati pesona alam terbuka, Gunungkidul kembali menawarkan sebuah obyek wisata yang sangat menarik, yang mulai populer dengan sebutan Embung Nglanggeran. Apa saja yang dapat sobat nikmati di tempat tersebut dan bagaimana menjangkaunya? Berikut Info Lengkap Pesona Embung Nglanggeran.

Apa itu Embung Nglanggeran?

Embung Nglanggeran sebenarnya merupakan kolam atau tampungan air raksasa yang dibangun diatas bukit dengan ketinggian sekitar 500 meter diatas permukaan laut. Berlokasi di kawasan Gunung Pendem, Padukuhan Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, kolam penampungan berkedalaman sekitar 3 meter ini dibangun untuk mengairi Kebun Buah Nglanggeran yang baru saja dibangun dan diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, tepatnya pada tanggal 19 Februari 2013.

Embung Nglanggeran berada di Sultan Ground (SG) dan merupakan fasilitas pendukung Kebun Buah Nglanggeran yang dibangun di Desa Nglanggeran menggunakan dana Hibah APBD DIY senilai 1,4 Milyar. Terletak sekitar 1,5 KM arah tenggara pintu masuk Kawasan Ekowisata Gunung Api Purba Nglanggeran, embung ini memanfaatkan sumber air hujan sekaligus supplai dari sumber mata air yang ada di kawasan Nglanggeran, yakni dari Sumber Air Tujuh.

Embung Nglanggeran sebagai obyek wisata baru di Gunungkidul menawarkan beragam pesona yang mungkin belum pernah sobat nikmati sebelumnya. Dari beberapa sumber serta pengalaman Blogger Gundul setelah menikmati keindahan obyek wisata ini, berikut aneka pesona Embung Nglanggeran:

Apa yang ditawarkan?






Embung di Puncak Bukit


Embung ini sangat unik karena tidak berada pada daerah lembah seperti umumnya telaga atau kolam penampungan air lainnya. Embung Nglanggeran dibangun diatas bukit berketinggian sekitar 500 mdpl.

Kebun Buah Nglanggeran

Kebun Buah ini menawarkan komoditi utama tanaman buah durian montong dan kelengkeng, meski masih kecil-kecil dan belum berbuah, diantara tanaman-tanaman lain yang tak kalah menarik, seperti rambutan, kakao, dan alpukat. Diperkirakan 5 tahun lagi durian dan kelengkeng tersebut mulai dapat dipanen. 


Gunung Api Purba Nglanggeran

Keindahan bebatuan yang terbentuk jutaan tahun yang lalu merupakan daya tarik utama Gunung Api Purba Nglanggeran. Kita dapat menikmati pemandangan tersebut dari lokasi Embung Nglanggeran.


Kawasan Kota Menara

Sebuah fenomena dimana antenna pemancar dan BTS seluler didirikan dalam satu kawasan. Pemandangan ini terlihat dari puncak Embung Nglanggeran, dan menawarkan nuansa dimalam hari dengan lampunya.

Awan Putih diatas Kota Wonosari



Dari Embung Nglanggeran, kita dapat menikmati suasana seolah diatas awan, dan memang demikian adanya. Dengan ketinggian mencapai 500an mdpl, awan di atas Kota Wonosari akan terlihat jelas dibawah kita.

Pemandangan Asri Desa Nglanggeran


Pemandangan asri kawasan perdesaan Nglanggeran terlihat jelas dari embung ini. Tumbuhan hijau, hingga suara-suara alam seolah menjadi keindahan tak terkatakan bagi mereka yang menyukai alam.


Sunset dan Sunrise
Pada cuaca yang cerah, sunrise maupun sunset dari embung Nglanggeran nampak sangat indah. Kita tidak harus naik gunung yang tinggi hanya untuk menikmati keindahan awan yang tersorot cahaya pagi dan sore.



Fasilitas Embung Nglanggeran

- Tempat parkir yang luas
- Toilet yang cukup nyaman
- Tangga menuju puncak embung yang bagus
- Gazebo serta tempat duduk yang variatif
- Jalan mengitari embung yang telah dicor
- Warung-warung makan
- Pagar Pengaman embung

Akses Menuju Embung Nglanggeran


Dari Wonosari


Dari Wonosari, sobat arahkan kendaraan menuju ke Sambi Pitu. Di pertigaan menuju Yogya dan Nglipar, lalu dapat mengambil arah kanan. Sekitar 10 meter arah kanan, akan mendapati jalan menurun keutara menuju arah Desa Wisata Bobung. Ikuti jalan tersebut.

Ketika sampai di perempatan menuju Bobung, sobat ambil jalur lurus yang kondisinya menanjak dan perlu kehalian menyetir ekstra. Ikuti jalan menanjak tersebut hingga mendapati lapangan di kiri jalan, pada posisi setelah turunan. Jalan lurus, dan sekitar 500 meter kedepan, lalu akan menemukan pertigaan yang telah dipasangi plakat menuju obyek wisata. Jika lurus, akan sampai di Gunung Api Nglanggeran, dan jika arah kanan, akan sampai ke Embung Nglanggeran tersebut. 

Dari Yogyakarta

Berangkat dari perempatan Ring Road Ketandan, menyusuri jalan Yogya-Wonosari sejauh kira-kira 15 km. Dari traffic light Piyungan, sobat ambil jalan lurus untuk menanjak menuju Bukit Bintang atau Hargo Dumilah. Sekitar 500 meter dari Bukit Bintang tersebut, sobat akan mendapati bukit Patuk, yang berupa perempatan diatas bukit. 

Jangan tunggu lama-lama, isi liburan anda dengan mengunjungi Embung Nglanggeran

About ADMIN INFO-JOGJA.COM

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post