Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Dinas PU Kulonprogo klaim Human Error runtuhnya rangka jembatan







KULONPROGO - Pembangunan jembatan penghubung  Pedukuhan Sambiroto  Nanggulan dengan  pedukuhan Gegunung Sendangsari Pengasih  Kulon Progo yang  masih dalam tahap pengerjaan runtuh.  Tiga buah rangka beton jembatan (Glagar)  sepanjang 30 meter yang merupakan rangka penyangga alas jembatan patah dan jatuh kebawah dari ketinggian sekitar 4 meter, Minggu (1/11/2015) pada  jam  09.30 WIB.


Dari pantauan  Info-jogya.com  dilokasi proyek yang dibawahnya melintas sungai Serang di  dusun Sambiroto desa Banyuroto Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo, terlihat   berkerumun warga menyaksikan ambrolnya jembatan tersebut.  Pihak terkait sengaja menutupi  ujung patahan balok beton dengan plastik  terpal.

Pembangunanan jembatan konstruksi  rangka beton sepanjang 60 meter membentang diatas sungai Serang ini  merupakan proyek  Dinas Pekerjaan Umum  Kabupaten Kulonprogo dengan  dana yang diperoleh dari  APBD Kabupaten Kulon ProgoTahun 2015 sebesar Rp 8,86 Miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kulonprogo Ir.Sukoco membenarkan kejadian tersebut dan mengklaim jatuhnya rangka jembatan itu murni Human Error. "Ketika para pekerja akan melepas ganjal balok beton tiba-tiba satu balok terguling dan menyenggol dua balok disebelahnya, sehingga berakibat tiga buah balok beton patah dan jatuh bersamaan kebawah" terang dia   diruang kerjanya, Senin (2/11/2015).

Terangnya lebih lanjut pelaksanaan pekerjaan proyek ini  berdasarkan SPMK nomor 03/SPMK/Sambiroto/PEMJBT/VII/2015 tertanggal 1 Juli 2015, masa penyelesaian pekerjaan 170 hari dikaksanakan oleh PT. S I  yang beralamat di Kalasan  Sleman.

Sementara PT. BUNTU selaku Produsen Glagar,kepada info-jogya.com yang diwakili Sardjimu menyatakan glagar sudah sesuai SNI. "Struktur  glagar tidak ada yang salah sudah sesuai Specifikasi standar jembatan dengan standar SNI . Rangka beton jembatan dirancang cukup kuat menahan beban atas hingga berat  50 ton, namun karena jatuh dengan posisi miring sehingga glagar patah 3 bagian pada sambungan," jelas Sardjimu.

Dimintai komentarnya salah satu tokoh masyarakat setempat domisili tidak jauh dari lokasi proyek yang engan disebut mananya  mengatakan  penyebab  ambruknya balok-balok beton tersebut ketika para pekerja melepas ganjal penyangga glagar dan tidak ada yang korban .Selain Polisi dan Instansi terkait serta wartawan . Masyarakat umum  dilarang  mendekati area  jembatan itu.


Penulis : Eko Purwono dan Tim

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post