Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Terdakwa Anis memukulkan pacul ke kepala M Firsa

YOGYAKARTA- Perkara pelaku cangkul maut Yah Anis Nemiah Mbari (25) mahasiswa asal Wet Distrik Kouh Kabupaten Digul Papua  yang saat ini berstatus sebagai terdakwa di Pengadilan Yogyakarta dan  kembali menjalani persidangan atas perbuatanya .

Babak baru agenda sidang kali ini yakni mendengarkan keterangan saksi , ada 5 saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tiga diantaranya Tri Lestari Widiyastuti (Ibu Kandung Korban), Untoro (Ayah Kandung korban),  Randy Anasshoha Eka Satria saksi yang memboncengkan korban.

Terungkap pada sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jhony Butar Butar SH MH ,seperti dijelaskan Randy  dipersidangan bahwa antara M Firsa Ardiansyah (Korban) dengan terdakwa Anis tidak pernah ada permusuhan, bahkan korban dan pelaku tidak berkelahi, korban hanya diserang secara tiba-tiba oleh pelaku.

"Pada saat  yang saya memboncengkan  korban  , korban tanpa mengenakan helm , saya mengendarai sepeda motor melawati Jalan Timoho tepatnya di depan Circle K tiba-tiba datang terdakwa yang membawa cangkul dan masih mengayun-ayunkan ke pengendara yang lewat. Setelah dekat dengan korban, terdakwa memukulkan cangkul kearah korban mengenai kepala bagian samping kanan sebanyak 1 kali. Kemudian terdakwa lari menuju kampus APMD dengan meninggalkan korban dan paculnya. Kemudian warga membawa korban ke Rumah Sakit Bethesda , " jelas Randy dimuka persidangan, Senin (26/10/2015) pagi.

Pada kesempatan yang sama Majelis meminta JPU untuk membacakan hasil Virum Rumah Sakit Bethesda melalui hasih Visum Et Repertum Nomor : 01822/VR.0036/VIII/2015 yang menerangkan korban mengalami  pendarahan di bagian  kepala. Namun  kondisi korban terus melemah  akhirnya tewas saat perawatan di rumah sakit Bethesda, " terang Sarwoto .

Pada sidang pekan lalu telah dilayangkan dakwaan oleh JPU  kepada terdakwa , kepadanya didakwa dengan pasal berlapis dakwaan  primer pasal 354 ayat (2) KUHP dan dakwaan  subsider  pasal 351 ayat (3) KUHP.

Tampak di persidangan terdakwa tak menampik keterangan para saksi. Jalanya sidang sempat mendapatkan pengamanan ketat dari aparat  kepolisian namun sampai  usai digelar sidang tidak ada insiden apapun.

Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post