Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Layung SH : Gugatan Perdata hanya upaya mengaburkan perkara yang sebenarnya

YOGYAKARTA - Disangka  melakukan penipuan  pembangunan salahsatu hotel di Medan  Rk Y (50)  Direktur CV Graha Kreasindo di laporkan korbannya Andreanyta Meliala  ke Polda Daerah Istimewa Yogyakarta .  Korban merupakan pemilik lahan yang terletak di Jalan Pattimura No 442 Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru Kota Medan sekaligus pemberi kerja pembangunan hotel   miliknya.

"Klien kami telah dirugikan tidak kurang dari  Rp 20  Miliar dari semua biaya sebesar Rp 40 miliar  yang telah diserahkan kepada Ricky , sehingga kita laporkan ke Polda DIY pada  11 Maret 2015 , selanjutnya dilakukan  penetapan sebagai tersangka pada 29 Juli 2015 oleh Polda DIY , "  kata Andreanyta Meliala melalui penasehat Hukumnya  Layung Purnomo SH , Kamis (22/10/2015).

Lebih mendalam dikatakannya  bahwa  sesuai yang tertuang dalam Surat Perjanjian Pelaksanaan Pembangunan gedung  hotel  tersebut yang   bernomor No. 001/NHS-ADM/SP4/ll/2014 dan surat perintah kerja No. 002/NHS-ADM/SP4/ll/2014.
Proses pengerjaannya diserahkan sepenuhnya kepada tersangka dengan sistem Cost dan Fee, pelaksana mandapatkan fee sebesar 7 persen dari  total nilai proyek yang keseluruhan yang  dianggarkan sebesar Rp 60 Miliar dan hingga saat ini realisasi pembangunan baru mencapai kurang dari 40 persen.

Di tengah perjalanan pembangunan  ternyata timbul permasalahan, tersangka  yang beralamatkan di perum Sangrila Indah Mraen RT 07 RW 10, Sendang Adi, Mlati Sleman ini oleh klien kami  disangka telah memanipulasi data dengan membuat nota nota tagihan fiktif senilai Rp 15,5 Miliar lebih.
Karena klien kami merasa di rugikan dan upaya yang ditempuh selalu tidak ada titik temu kemudian melaporkan hal tersebut ke Polda DIY.

"Menurut keterangan penyidik yang menangani perkara ini ternyata tersangka  selalu mangkir dari panggilan pemeriksaan Polisi. Ketika dipangil untuk yang ke  dua kali juga tak hadir ,  bahkan saat akan di ambil paksa yang bersangkutan tidak ada di rumah hingga akhirnya di masukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO kan), "jelas pengacara senior ini.

Disinggung adanya gugatan perdata nomor 78  tertanggal 13 Juli 2015 yang dilayangkan penggugat atas nama  Ricky Yonatan di Pengadilan Negeri Yogyakarta  kepada klien nya ,dinilai hanya suatu upaya menggaburkan perkara yang sebenarnya."Gugatan perdata tersebut hanyalah salah satu upaya tersangka untuk mengaburkan perkara yang sebenarnya. Sebelum timbul gugatan itu kita terlebih dahulu laporkan pidananya kok, bahkan dalam Laporan Polisi terlapor disangkakan pasal 372 KUHP ,378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta Pasal 266 KUHP , 263 KUHP tentang pemalsuan surat,"kata Layung.

Bagaimana bisa minta tagihan karena akte atau bukti-bukti  yang di laporkan hanya palsu.
Bahkan Klien kami  pernah di pailiitkan di Pengadilan Negeri  Medan ternyata di tolak karena bukti-bukti  yang  dihadirkan dipersidangan ternyata  palsu.

Ketika info-jogya.com mencoba memperoleh keterangan lebih lanjut  terkait status tersangka dan DPO atas perkara ini ke Polda DIY ,pihaknya tak menyangkal.

 Melalui  Kanit Tipu Gelap Subdit 2 Harda Direskrimum Polda DIY ,Kompol Asep Suherman membenarkan status dan dimasukkanya dalam DPO kepada Rk Y . "Benar yang bersangkutan telah di tetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini namun dikarenakan tersangka tidak yang  kooperatif dan hingga  upaya pemangilan paksa dikediamanya tidak membuahkan hasil maka dikeluarkan DPO terhadap tersangka," terang dia  melalui ponselnya.

" Untuk keterangan lebih lanjut coba langsung ditanyakan ke Wadireskimum  saja , biar lebih lengkap  ," ujar  Asep.

Penulis : Eko dan Tim

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post