Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Gelar Merti Dusun Tambakbayan dari Swadaya Masyarakat

SLEMAN- Merti dusun  atau bersih desa ini  hakikatnya adalah simbol rasa syukur masyarakat kepada Yang Maha Kuasa atas limpahan karunia yang diberikan-Nya. Tradisi ini harus  dilestarikan karena merupakan kebanggaan atas ragam kekayaan budaya di negeri ini. Seperti halnya yang dilakukan warga Pedusunan Tambakbayan, Desa Caturtunggal ,Kecamatan Depok Sleman. “ Merti dusun dengan mengangkat tema ‘Merti Deso
yang diisi dengan rangkaian Kirab Budaya,Pesta Rakyat dan Pentas Seni ini merupakan penyelenggaraan  yang ke -4 kalinya.  Acara ini diikuti oleh seluruh warga dusun Tambakbayan dan didukung pula beberapa kampus yang berada di wilayah dusun  Tambakbayan. Kesenian yang ditampilkan diantaranya  Pasukan Keraton, kesenian Jatilan, tari Gambyong dan  lain-lain. Tujuan digelarnya acara ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta dan sebagai ajang untuk melestarikan seni dan budaya. Seluruh biaya untuk menggelar acara ini diperoleh dari swadaya masyarakat pedusunan Tambakbayan.,” kata Dukuh Tambakbayan , Widodo DM saat dijumpai wartawan di Balai Pedusunan Tambakbayan ,minggu siang (30/8/2015).
Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Caturtunggal , Agus Santosa . Bahwa acara merti dusun ini merupakan wujud syukur kepada Sang Khalik. “ Merti dusun ini merupakan ungkapan syukur kepada Sang Pencipta. Setelah dilakukan kirap dengan membawa  dua gunungan dengan diiringi peserta kirab , kemudian dua gunungan yang berisikan buah-buahan dan sayuran  diperebutkan oleh warga sekitar. Selain itu juga dihidangkan menu masakan ikan sebanyak 400 kg dipersembahkan oleh dan untuk warga. Menurut penilaan kami pelaksanaan acara serupa  ini selalu mengalami peningkatan baik dari segi kualitas maupun kuantitas,” ungkap Agus.
Jalanya kegiatan yang dipusatkan di Balai dusun Tambakbayan dapatkan apresiasi dari warga sekitar, terik panas matahari tak mengurangi antusiasnya warga untuk mengikuti ajang ini. Sebelum dua gunungan diperebutkan ,ditampilkan tari gambyong yang dibawakan oleh 3 (tiga) penari perempuan.
Penulis : Eko Purwono

About Eko Purwono

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post