Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Citra Malioboro Tercoreng Dua Tersangka Penebar Paku

Dengan ditangkapnya dua warga Wates, Kulonprogo yakni NU dan SU oleh petugas Polsek Gondomanan karena kedapatan menebarkan paku dikawasan Malioboro dapat meningkatkan kembali citra Yogyakarta sebagai kota  Pariwisata dan Budaya yang nyaman.

"Malioboro selain sebagai cagar budaya juga merupakan kawasan wisata sebagai pusat kunjungan  wisatawan baik pelancong domestik bahkan turis asing. Dengan adanya pelaku penebar paku di kawasan Malioboro dikawatirkan akan mencelakakan wisatawan dan yang lebih luas dampaknya yakni dapat merusak citra  Malioboro sebagai ikon wisata kota Yogyakarta," kata pengelola Rumah Makan Kangen Ibu, Ismujiyati kepada wartawan, Selasa (29/06/2015).

Dampak dari perilaku tersebut menurutnya sangat merugikan orang lain karena menimbulkan ancaman tersendiri, kehilangan rasa aman dalam bisnis  dan menurunnya omset usaha yang terdampak.

"Kami sebagai warga kota Jogja sangat mengapresiasi Pihak Kepolisian yang dengan  tegas menindak kedua pelaku tersebut dan mendorong agar para  pelaku segera diproses sesuai perundangan yang berlaku,sehingga dapat menimbulkan efek jera kepada pelaku ," harapnya

Kapolsek Gondomanan, Kompol Heru Muslimin S.IK saat dihubungi via ponselnya membenarkan kejadian tersebut. "Sebenarnya kejadian tersebut sudah berlangsung lama yakni pada 10 mei 2015 lalu, bahkan berkas BAP hampir P21 (lengkap)  untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, kejadianya berawal atas laporan masyarakat (korban)  memergoki kedua pelaku yaitu yang berinisial  S dan N , menebarkan paku  di kawasan Malioboro tepat di depan tempat usaha pelapor. Lalu petugas berhasil mengamankan pelaku dan mengamankan barang bukti paku tersebut . Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 192 KUHP tentang barang siapa dengan sengaja menghancurkan, membikin tak dapat dipakai atau merusak bangunan untuk lalu lintas umum, atau merintangi  jalan umum darat atau air, atau menggagalkan usaha untuk pengamanan bangunan atau jalan itu diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun," terang pria kelahiran Klaten ini , Senin (29/06/2015).

Penulis : Eko Purwono

About Info -Jogja.com

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post