Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » LPKSM Penting Untuk Sosialisasikan UUPK

Sebanyak 35 Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia diundang untuk ikuti Bimbingan Teknis yang digelar oleh Direktorat Jenderal Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Kementrian Perdagangan di Hotel Topas Bandung, 10 - 12 Juni 2015. 

Keseluruhan LPKSM tersebut telah mengentongi Tanda Daftar Lembaga Perlindungan Konsumen (TDLPK) dari Kementerian Perdagangan. "Sebanyak 35 LPKSM kami undang untuk mengikuti Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia ,namun tidak semuanya bisa hadir. LPKSM tersebut kami undang dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM di LPKSM tersebut, dengan adanya lembaga tersebut diharapkan dapat memberikan peran diantaranya : penyebaran informasi, memberikan nasehat kepada konsumen , membantu konsumen dalam memperjuangan haknya , bekerjasama dengan instansi terkait dalam upaya mewujudkan perlindungan konsumen dan melakukan pengawasan bersama pemerintah dan masyarakat terhadap pelaksanaan. perlindungan konsumen seperti yang telah dijabarkan dalam regulasi Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) Nomor 8 Tahun 1999 . Sehingga tujuan perlindungan konsumen yaitu terwujudnya  konsumen cerdas, pelaku usaha yang bertanggung jawab dan produk barang dan jasa yang beredar di Pasar Indonesia semakin berkualitas, " kata Direktur Pemberdayaan Konsumen , Ir Ganef Judawati MM saat membuka acara tersebut (10/06/15). 

Lanjutnya saat ini telah terdaftar sebanyak 317 LPKSM namun demikian semuanya belum bekerja secara aktif. Selain SDM LPKSM pada kesempatan yang sama ini juga di gelar Bimtek bagi Sekertaris Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). 

"Hanya beberapa saja yang diundang karena keterbatasan dana yang kami miliki. Ada sebanyak 166 BPSK yang telah terbentuk yang tersebar di Kabupaten Kota di seluruh Indonesia, hanya ada 82 yang telah aktif. Peran LPKSM sangat strategis dalam mensosialisasikan UU Perlindungan Konsumen ini" tambahnya. 

Selama mengikuti bimtek peserta memperoleh pemaparan materi dari berbagai narasumber yang berkaitan tentang Perlindungan Konsumen dan UUPK. Seperti Kebijakan dan Aktivasi Perlindungan Konsumen oleh Gaanef Judawati,  Manajeman Operasional LPKSM oleh Gunarto ( Wakil ketua BPSK Kota Semarang), Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Metrologi Legal Terkait dengan Perlindungan Konsumen. 

Salah satu peserta Drs Manam Suherman yang juga Ketua Perhimpunan Perlindungan Konsumen Nasional (PPKN) yang menghimpun 80 LPKSM tersebar di seluruh Indonesia mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dirinya yang juga anggota salah satu LPKSM di wilayah Purwakarta ini  menyebut banyak kendala yang dihadapi dilapangan diantaranya : tidak adanya fasilitas yang diberikan pemerintah, kepedulian Pemerintah kepada LPKSM masih rendah dan adanya anggapan masyarakat bahwa LPKSM hanya seperti LSM biasa. 

"Kedepan kami berharap agar pemerintah  lebih perhatian lagi kepada kita LPKSM , sehingga masyarakat semakin faham tentang hak-hak konsumen seperti yang tertuang dalam UUPK," Harap Maman.

Penulis : Eko Purwono

About Info -Jogja.com

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post