Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Rencana Kenaikan Retribusi Wisata Di Bantul Masih Belum Bisa Diwujudkan


Pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul telah mengindentifikasi bahwa tarif retribusi sebujmah objek wisata di kabupaten ini sudah layak untuk diadakan kenaikan. Tetapi sayangnya, hal tersebut bebarengan dengan DPRD Bantul yang baru saja mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang retribusi jasa umum dan jasa usaha dengan tariff lama, sehingga membuat rencana tersebut belum dapat langsung dilaksanakan dalam waktu dekat.

Bambang Legowo selaku Kepala Disbudpar Bantul, mengungkapkan, tarif masuk objek wisata di Kabupaten Bantul sudah tergolong yang paling murah se-DIY. Untuk tarif retribusi Parangtritis, wisatawan hanya dipungut Rp 4.000 pada hari biasa dan Rp 5.000 pada hari libur.

Itupun kata Bambang, sudah termasuk asuransi bagi pemegang karcis.

"Perda baru diundangkan, kalau mau direvisi tentu tidak bisa. Butuh waktu untuk diterapkan di masyarakat," ungkap Bambang.

Sebenarnya, pihak Disbudpar sudah sekitar dua tahun ini mengagendakan untuk kenaikan tarif masuk objek wisata. Untuk tarif masuk Parangtritis misalnya, Bambang mengusulkan naik menjadi Rp5.000 pada hari biasa dan Rp7.500 pada hari libur.

Namun karena persiapannya belum matang, maka tidak ada pilihan lain jika pungutan retribusi masuk objek wisata masih berdasakan tarif lama. Selain Parangtritis, Bambang juga berencana bakal menaikkan tarif retribusi di Pantai Samas, Goa Cemara, Kuwaru dan pantai Baru.

"Kenaikan tarif sangat penting untuk membangun infrastruktur di objek wisata terkait. Kelihatannya tidak dalam waktu dekat ini," kata Bambang menambahkan.

Dari jumlah nominalnya secara rinci ia menjelaskan, sejumlah objek wisata di Bantul, khususnya Parangtritis adalah tergolong objek wisata yang paling dekat dengan Kota dan akses menuju ke lokasinya tergolong mudah. Maka dari itu, sudah sepantasnya jika tariff retribusi dinaikkan mengingat tingginya jumlah pengunjung.

Secara lebih rinci ia menjelaskan, objek wisata di Bantul, khususnya Parangtritis tergolong paling dekat dengan Kota dan akses menuju lokasi lebih mudah. Oleh karena itu, sudah selayaknya tarif retribusi dinaikkan mengingat tingginya jumlah pengunjung.

"Tahun lalu jumlah wisatawan di Bantul mencapai 2 juta orang. Tahun ini kita ditarget pendapatan Rp10,5 miliar dari retribusi objek wisata," ujarnya.

About ADMIN INFO-JOGJA.COM

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post