Select Menu

Template Information

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

WISATA ALAM

Berita

Wisata

IKLAN BARIS

CAFE

KULINER

BAKERY

TOUR AND TRAVEL

» » Pemerintah Desa Caturtunggal Robohkan Bangunan Liar

Setelah dilakukan upaya negosiasi dengan cara mengirimkan tiga kali surat Surat pemberitahuan pembongkaran dan pengosongan lahan melalui pihak Pemerintah Desa Caturtunggal, Depok, Sleman, kepada penyewa lahan Tanah Kas Desa (TKD), namun tetap saja tidak dihiraukan penyewa akhirnya bangunan yang berdiri di TKD dirobohkan secara paksa oleh pihak desa, Senin pagi (16/3/2015).

Dijelaskan oleh Kepala Desa Caturtunggal, Agus Santosa didampingi Andi Sofyan Kepala Bagian Pemerintahan Desa Caturtunggal bahwa pihak desa telah melayangkan 3 kali perintah pengosongan lahan kepada Pihak Penyewa namun sampai saat dilakukan eksekusi pengosongan masih saja 
bangunan tersebut berdiri. 

"Lahan seluas 3000 meter2 tersebut merupakan TKD yang sampai saat ini merupakan Tanah pelungguh Staf Desa Bagian Kemasyarakatan, Tugimin. Pada awalnya tanah tersebut oleh Tugimin disewakan kepada Mohammad Sugeng Haryadi yang berdomisili di Demangan GK I 285 Gondokusuman Yogyakarta  dan pada Tanggal 31 Desember 2014 telah habis masa kontraknya. Lahan persil 53 yang terletak di Dusun Kledokan Caturtunggal Depok Sleman tersebut  tersebut dibangun 7 kios atau ruko  yang dipakai sebagai ruang usaha. Tiga kali kami kirimkan surat pengosongan lahan kepada pihak penyewa yakni Surat I diterbitkan pada tanggal 6 Januari 2015 , Surat II 5 Februari 2015 dan surat Peringatan ke III pada tanggal 3 Maret 2015 . Sampai dengan dilakukan pengosongan lahan seluruh penghuni masih menempati areal tersebut," jelas Agus disela-sela proses pengosongan lahan tersebut. 


Ditempat yang sama Andi Sofyan menambahkan bahwa pihak penyewa telah melanggar klausal perjanjian sewa tanah kas desa itu, seharusnya tidak boleh berdiri bangunan permanen di tanah itu, selain itu tidak ada ijin dari Gubernur DIY terkait pemanfaatan tanahnya. Dalam proses pengosongan lahan ini kami libatkan satuan Pol PP Kabupaten Sleman, Polsek Depok Barat, Koramil Depok dan Trantib Kecamatan guna memperlancar proses pengosongan lahan ini. 

Untuk hari ini belum semua bangunan kita robohkan, karena kita beberapa penghuni meminta kelonggaran waktu selama 1 minggu untuk pengosongan dan meninggalkan tanah tersebut. Sementara Camat Depok Budiharjo yang turut hadir dalam proses pengosongan itu berharap agar kedepan ada penataan yang lebih baik lagi terkait pemanfaatan Tanah Kas Desa. 

Penulis: Eko Purwono

About Info -Jogja.com

WePress Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post